WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Minggu, 12 Januari 2014

Keindahan Danau Kelimutu Di Kabupaten Ende NTT

Apakah Anda pernah mendengar tentang Danau Kelimutu? Danau ini terdapat di di puncak Taman Nasional Kelimutu, Flores, Indonesia. Danau Kelimutu sendiri sering disebut dengan Danau Tiga Warna. Ya, ketiga danau di puncak Gunung Kelimutu ini memang memiliki keunikan tersendiri, yakni warna airnya yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Awal mula ditemukannya daerah ini sebenarnya adalah pada tahun 1915, oleh seorang warna negara Belanda bernama Van Such Telen.

Keindahan Danau Kelimutu semakin dikenal luas sejak tahun 1929, yaitu ketika Y. Bouman melukiskan   keindahan danau ini dalam tulisannya.

Asal mula ketiga danau ini sendiri adalah ketika Gunung Kelimutu meletus pada tahun 1886. Letusan ini menyebabkan terbentuknya tiga danau di puncak Gunung Kelimutu dengan warna air yang berbeda-beda. Ketiga danau tersebut antara lain danau dengan air berwarna merah atau disebut tiwu ata polo, danau dengan air berwarna biru atau disebut tiwu ko'o fai nuwa muri, dan danau dengan air berwarna putih atau disebut tiwu ata bupu. Namun sejak letusan tahun 1969, warna dari masing-masing danau ini selalu berubah-ubah, dan menurut penduduk setempat pernah terjadi ketiga danau ini berwarna sama.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Danau Kelimutu merupakan tempat bersemayam para arwah leluhur mereka. Mereka percaya bahwa danau dengan air berwarna merah merupakan tempat berkumpul arwah orang jahat, danau berwarna biru merupakan tempat berkumpul arwah para muda-mudi, dan danau berwarna putih merupakan tempat berkumpulnya arwah orang-orang tua.

Danau Kelimutu sendiri sebenarnya bukan satu-satunya danau yang dapat berubah warna. Di Australia Selatan, terdapat Danau Biru yang airnya dapat berubah warna dari biru ke abu-abu. Di Gunung Nakade Jepang, terdapat Danau Yudamari yang warna airnya dapat berubah dari warna hijau toska menjadi hijau. Namun yang menjadi keunikan Danau Kelimutu adalah warna airnya tidak dapat diprediksi, sedangkan kedua danau lain di atas dapat diprediksi.

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi tempat ini, Anda dapat memulai perjalanan dari kota kecil bernama Moni. Dalam perjalanan ke Danau Kelimutu Anda dapat menikmati keindahan panorama alam di sepanjang jalan, sehingga perjalanan Anda tidak akan terasa membosankan. Ya, daya tarik tempat ini memang bukan hanya terpusat pada Danau Kelimutu saja. Di dalam Taman Nasional Kelimutu, terdapat arboretum, hutan kecil seluas 4,5 hektar yang mewakili koleksi keanekaragaman flora di daerah tersebut, salah satunya terdapat tanaman Argoni. Argoni yang berbunga kecil putih dan akan berubah menjadi hitam ketika matang, diyakini masyarakat setempat sebagai makanan para dewa. Selain itu di tempat ini Anda juga akan menemukan berbagai pemandangan flora dan fauna yang akan sulit Anda temui di tempat lainnya.

Rabu, 08 Januari 2014

TRANSPORTASI ANGKUTAN LAUT KABUPATEN ENDE

Letak Kabupaten Ende yang strategis, yang batas wilayahnya berhubungan langsung dengan dua (2) buah perairan laut utara dan selatan sangat mendukung pengembangan sektor perdagangan. Pembangunan sarana dan prasarana perairan laut untuk menunjang kegiatan bisnis dan perekonomian adalah
• Pelabuhan Barang dan Penumpang.
• Pelabuhan (PERTAMINA) dan
• Pelabuhan Ikan.
  • Sub Sektor Transportasi Laut :
• Pelabuhan Laut : 2 buah yaitu :
- Pelabuhan Ende : Jl. Pelabuhan , Kecamatan Ende Selatan
- Pelabuhan Ippi : Jl. Ippi, Kecamatan Ende selatan
Kapal Motor yang menyinggahi Pelabuhan Ende dan Pelabuhan Ippi adalah KM. AWU dengan jadwal pelayarannya 2 minggu sekali dalam sebulan. Rute pelayaranKM. Awu adalah : Ende – Sabu – Kupang – Kalabahi – Larantuka – Kupang – Sabu – Ende – Waingapu – Bima – Benoa – Surabaya
• Pelabuhan Rakyat : 4 buah yaitu terletak di :
- Kecamatan Pulau Ende
- Kecamatan Maurole
- Kecamatan Maukaro dan
- Kecamatan Nangapanda 

Prasarana Perkantoran :
• Kantor Syah Bandar, Jl. Adi Sucipto Ende
• Kantor Administrator Pelabuhan, Jl. Adi Sucipto Ende
• Kantor PT. PELNI, Jl. Kathedral Ende

Sub Sektor Transportasi Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) :
Selain Dermaga Ippi dan Dermaga Ende terdapat pelabuhan penyeberangan Ferry Nangakeo yang merupakan pelabuhan khusus yang dibangun pada tahun 2004.
Lokasi Dermaga Ferry penyeberangan seluas 20 ha terletak di Nangakeo Kecamatan Nangapanda. Kapal Ferry yang menyinggahi Pelabuhan penyeberangan nangakeo adalah Ferry Ile Mandiri dengan rute pelayaran : Ende – Kupang : Ende – Sabu jadwal pelayarannya setiap hari senin dan sabtu.

TRANSPORTASI UDARA DI KABUPATEN ENDE

Untuk melayani mobilisasi masyarakat melalui angkutan udara, Pemerintah Kabupaten Ende telah membangun Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman, dengan panjang landasan pacu 1.800 m dengan 2 buah Run Way yang dapat dilabuh pesawat Fokker 28.
Pesawat yang masuk di Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman Ende sejumlah 3 buah pesawat yaitu : MNA (Merpati Nusantara Airline), Wings Air dan Aviastar.



Berikut jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat yang dirinci menurut nama dan tipe armada :
No Nama Armada/Tipe Jml Kursi Asal /Tujuan Jam Kedatangan/ Keberangkatan Keterangan
1
MNA / MA 60
56
Koe – Ene
06.15 – 07.10
Hari selasa, kamis, jumat sabtu
MNA / MA 60
56
Ene - Dps
07.45 – 09.40
MNA / MA 60
56
Dps - Ene
11.00 - 13.05
MNA / MA 60
56
Ene - Koe
13.25 - 14.20
2
Wings/ATR 72
72
Koe - Ende
06.15 - 07.15
Selasa, Kamis, Sabtu
Wings/ATR 72
72
Ene - Dps
07.25 - 09.50
Wings/ATR 72
72
Ene - Lbj
07.25 - 08.05
Wings/ATR 72
72
Lbj - Ene
14.40 - 15.20
Wings/ATR 72
72
Dps – Ene
12.55 - 15.20
Wings/ATR 72
72
Ene – Koe
15.50 - 16.40
3
Aviastar / F 50
94
Koe – Ene
Koe - Ene
09.00 - 09.50
14.00 - 14.40
Setiap Hari
Aviastar / F 50
94
Ene - Koe
10.45 - 11.25
Senin, Rabu, Sabtu
Aviastar / F 50
94
Ene - Koe
10.10 - 11.00
Rabu, Kamis, Minggu
Aviastar / F 50
94
Ene - Koe
12.45 - 13.25
Selasa, Jumat, Minggu
Aviastar / F 50
94
Ene - Koe
13.05 - 13.45
Rabu, Sabtu
Aviastar/ F 50
94
Ene - Koe
15.20 – 16.10
Selasa
Aviastar / F 50
94
Ene – Lbj
15.10 - 15.50
Aviastar / F 50
94
Ene - Dps
15.10 - 17.35
Aviastar / F 50
94
Lbj – Ene
09.35 – 10.15
Aviastar / F 50
94
Dps - Ene
08.00 – 10.15
Senin, Selasa, Rabu
Sumber Data : Dinas Perhubungan Kabupate Ende
Di Kabupaten Ende terdapat juga beberapa agen penerbangan dan penjualan tiket. Berikut rincian Agen Penerbangan dan Penjualan tiket :
No Nama Agen Alamat Keterangan
1.
PT. Transnusa
Jl. Kelimutu
Mengageni Aviastar serta Penjulan tiket dan cargo
2.
PT. Kelimutu Permai
Jl. Nangka
Mengageni Merpati serta Penjualan Tiket dan cargo
3.
Bandara H.Aroeboesman
Mengageni Wings air serta Penjualan Tiket dan cargo
4.
Merdeka Travel
Jl. Kelimutu
Penjualan tiket pesawat
5.
Angkasa Travel
Jl. Kelimutu
Penjualan tiket pesawat
6.
Sikas Travel
Jl. Mesjid Agung
Penjualan tiket pesawat
7.
Enrique Travel
Jl. Udayana
Penjualan tiket pesawat
Sumber Data : Dinas Perhubungan Kabupate Ende

Pesona Warna Kawah Kelimutu Di Kabupaten Ende

Inilah sebuah gunung yang menyimpan misteri sekaligus pesonanya. Gunung Kelimutu terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan puncak berketinggian 1.690 m dari atas permukaan laut, gunung itu memiliki keunikan karena ada tiga buah danau kawah berbeda warna.

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring perjalanan waktu. Tak kurang sudah 12 kali perubahan warna terjadi dalam waktu 25 tahun terakhir ini. Danau pertama dan kedua letaknya sangat berdekatan, sedangkan danau ketiga terletak menyendiri sekitar 1,5 km di bagian Barat. Perubahan warna ini diduga akibat adanya pembiasan cahaya matahari, adanya mikro biota air, terjadinya zat kimiawi terlarut, dan akibat pantulan warna dinding dan dasar danau.

Kelimutu merupakan gabungan kata dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.


Danau atau Tiwu Kelimutu dibagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau "Tiwu Nuwa Muri Koo Fai" merupakan tempat berkumpulnya jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau "Tiwu Ata Polo" merupakan tempat berkumpulnya jiwa orang-orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau "Tiwu Ata Mbupu" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

Awal mulanya daerah ini diketemukan oleh Van Such Telen, warga negara Belanda, tahun 1915. Keindahannya dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan dalam tulisannya tahun 1929. Sejak saat itu wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker bagi masyarakat setempat. Mereka yang datang bukan hanya pencinta keindahan, tetapi juga peneliti yang ingin tahu kejadian alam yang amat langka itu. Bagi penggemar hiking dan menyukai keindahan alam di desa pegunungan tropis, berwisata ke tempat ini merupakan pilihan terbaik. Kawasan Kelimutu telah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992.

Untuk mencapai Gunung Kelimutu yang pernah meletus di tahun 1886 ini, butuh “perjuangan” tersendiri. Dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur, butuh waktu sekitar 3 jam dengan mobil sewaan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu bagus, berkelak-kelok, melintasi jurang dan tebing. Kita akan menemui kampung terdekat dengan kawah gunung Kelimutu yang bernama Kampung Moni.

Kampung ini terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende yang berjarak 13 kilometer dari Danau Kelimutu. Dari Moni hanya dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai bibir Danau Kelimutu.

Selain dari Maumere, Kelimutu juga dapat dicapai dari Ende menggunakan bus antarkota ataupun kendaraan sewaan, dengan harga dan waktu perjalanan yang relatif tidak jauh berbeda. Dari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, pengunjung dapat menggunakan pesawat menuju kota Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. Kelimutu terletak sekitar 66 kilometer dari Kota Ende dan 83 kilometer dari Kota Maumere.

Di Kampung Moni banyak dijajakan kain tenun Lio yang menjadi salah satu produk khas lokal disana dan dijual oleh penduduk setempat kepada para wisatawan. Di Kampung Moni pula terdapat penginapan yang bisa dipakai oleh wisatawan untuk menginap atau beristirahat.
Terdapat sekitar 20 homestay yang dikelola penduduk dengan tarif Rp 25.000- Rp 50.000 per malam sedangkan cottage milik pemerintah bertarif Rp 75.000-Rp 85.000. per malam. Edelweis, Pinus dan Cemara adalah sejumlah tumbuhan yang dapat kita temui saat memasuki kawasan Kelimutu.

DATA KESEHATAN KABUPATEN ENDE

1.    Angka Kematian Bayi per 1000 Kelahiran Hidup.
     Angka Kematian Bayi adalah kematian yang terjadi pada bayi sebelum mencapai usia satu tahun. Data menunjukan angka kematian sebesar 68 orang dari total jumlah kelahiran hidup sebesar 5.254 orang dengan capaian indikator 12,94 perseribu kelahiran hidup.

2.   Angka Kematian Balita
      Kematian balita adalah kematian yang terjadi pada anak sebelum mencapai usia lima tahun. Data menunjukan angka kematian balita sebanyak 3 orang dari total jumlah balita sebanyak 24.268 orang pada tahun 2010. Kematian balita terbanyak terjadi karena penyakit ISPA, malaria dan diare.

3.   Angka Kematian Ibu Melahirkan.

      Jumlah kematian ibu melahirkan adalah jumlah kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan nifas. Khusus dalam Indikator ini kematian ibu yang terjadi sebagai akibat dari kelainan / resiko kehamilan, persalinan dan nifas di perhitungkan kasus kematian ibu. Data tahunan 2010 menunjukan kasus kematian ibu melahirkan sebanyak 11 kasus dari toleransi sebanyak 8 kasus. Hal ini menunjukan bahwa kasus kematian ibu melahirkan pada tahun 2010 lebih banyak sebesar 3 kasus kematian. Masih tingginya kasus kematian ibu melahirkan ini disebabkan antara lain oleh pertolongan persalinan yang masih ditolong oleh dukun

4.   Angka Harapan Hidup
     Angka Harapan Hidup adalah suatu perkiraan rata-rata lamanya hidup penduduk (dalam tahun) sejak lahir yang dicapai oleh penduduk dalam suatu wilayah dan waktu tertentu yang dihitung berdasarkan angka kematian menurut kelompok umur. Data menunjukan Angka Harapan Hidup pada tahun 2010 sebesar 63 tahun.



Dalam tatanan desentralisasi otonomi daerah di bidang kesehatan, kualitas dari sistem informasi regional dan nasional sangat ditentukan oleh kualitas dari sistem informasi kesehatan kabupaten. Oleh karena itu, penataan kembali dan pengembangan system informasi kesehatan kabupaten merupakan bagian yang sangat penting.

UPAYA KESEHATAN BERSUMBER DAYA MASYARAKAT (UKBM)
KABUPATEN ENDE
TAHUN 2008
No Kecamatan Jumlah
Desa / Kelurahan Desa Siaga Poskesdes Polindes Posyandu
1 Nangapanda 18 1 7 9 51
2 Pulau Ende 7 0 3 2 19
3 Ende 19 1 2 15 40
4 Ende Selatan 5 0 3 1 36
5 Ende Utara 6 1 3 1 25
6 Ende Tengah 4 0 2 0 40
7 Ende Timur 6 1 1 3 18
8 Ndona 14 1 7 4 31
9 Ndona Timur 6 0 2 2 17
10 Wolowaru 15 2 3 8 30
11 Wolojita 6 0 2 4 29
12 Lio Timur 8 0 2 8 21
13 Kelimutu 8 2 4 5 20
14 Ndori 5 1 1 1 12
15 Maurole 9 0 3 4 22
16 Kotabaru 14 0 4 9 30
17 Detukeli 13 0 3 8 19
18 Detusoko 23 2 7 7 46
19 Wewaria 17 1 10 4 40
20 Maukaro 10 0 3 5 21

JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KABUPATEN / KOTA ENDE
TAHUN 2008

No Fasilitas Kesehatan Pemilikan/ Pengelolah
Pem.Kab / Kota TNI/POLRI BUMN Swasta Jumlah
1 Rumah Sakit Umum 1 - - 1 2
2 Rumah Sakit Jiwa - - - - -
3 Rumah Sakit Bersalin 1 - - - 1
4 RSU Lainnya - - - - -
5 Puskesmas Perawatan 16 - - - 16
6 Puskesmas Non Perawatan 6 - - - 6
7 Puskesmas Keliling 21 - - - 21
8 Puskesmas Pembantu - - - - -
9 Rumah Bersalin - - - 1 1
10 Balai Pengobatan / Klinik - 1 - 8 9
11 Praktek Dokter Bersama - - - - -
12 Prakterk Dokter Perorangan - - - 30 30
13 Praktek Pengobatan Tradisional - - - - -
14 Polindes 100 - - - 100
15 Poskesdes 72 - - - 72
16 Posyandu 567 - - - 567
17 Apotek - - - 6 6
18 Toko Obat - - - 16 16
19 GFK 1 - - - 1
20 Industri Obat Tradisional - - - 0 0
21 Industri Kecil Obat Tradisonal - - - 1 1

JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN ENDE TAHUN 2008
No Unit Kerja Tenaga Kesehatan
Medis Perawat & Bidan Farmasi Gizi Teknisi Medis Sani- tasi Kes-mas Jumlah
1 Puskesmas                
1 Nangapanda 2 18 1 1 - 2 - 24
2 A. Yani 2 6 - - - 1 - 9
3 Ndetundora 1 11 1 - - 1 - 14
4 Riaraja 2 13 1 1 - 1 - 18
5 Rukunlima 1 18 1 - - 1 - 21
6 Kotabaru 4 15 3 - - 2 - 24
7 Kotaende 2 21 2 1 - 1 - 27
8 Rewwarangga 2 15 2 - - 1 - 20
9 Ngalupolo 2 13 1 - - 1 - 17
10 Roga 1 7 1 - - 1 - 10
11 Wolowaru 2 14 1 1 - 1 - 19
12 Wolojita 2 8 - - - 1 - 11
13 Watuneso 2 9 - - 1 1 - 13
14 Kelimutu 2 9 - 1 - - - 12
15 Maubasa 1 5 - - - 1 - 7
16 Maurole 2 13 1 1 - 1 - 18
17 Kotabaru 2 16 - - - - - 18
18 Watunggere 2 9 - 1 - - - 12
19 Detusoko 2 12 1 - - 1 - 16
20 Saga 1 7 1 - - - - 9
21 Welamosa 2 16 1 1 - 1 1 22
22 Maukaro 2 14 1 - 1 - - 18
Sub Jumlah Puskesmas 41 269 19 8 2 19 1 359
1 Rumah Sakit                
  RSU 13 141 8 2 17 2 2 185
  RS Bersalin Keluarga Kudus 2 5 - - - - - 7
  RS. ST. Antonius Jopu 2 1 - - - - - 3
Sub Jumlah II (Rumah Sakit) 17 147 8 2 17 2 2 195

Keterangan :
Medis : Dokter, dokter gigi, Dr/Drg, spesialis
Perawat : Termasuk lulusan DIII dan S1
Farmasi : Apoteker, Asisten, Apoteker
Gizi : Lulusan D1 dan DIII Gizi (SPAG dan AKZI)
Teknisi Medis : Rontgen, Penata Anestesi dan Fisioterapi
Sanitasi : Lulusan SPPH, APK dan DIII Kesehatan   Lingkungan
Kemas : SKM, MPH dll