WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Rabu, 31 Desember 2014

Suasana Malam Tahun Baru 2015 di Kota Ende Flores


"Jadilah Cahaya, Jadilah Sinar dalam gelap
Jadilah Inspirasi dan membuat perbedaan besar dalam hati
Selamat Tahun Baru2015

Suasana Malam di Kota Ende Flores


Gubernur NTT Tak Respon Provinsi Flores, Pidato Akhir Tahun

Ketika menyampaikan pidato akhir tahun, Rabu (31/12) 2014 di aula rumah jabatan Jl El Tari Kupang, Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya belum juga merespon berbagai euforia desakan pembentukan Provinsi Flores yang tengah digalang berbagai elemen masyarakat asal pulau bunga itu. Dalam sambutannya, Frans Lebu Raya cuma menyinggung soal NTT sebagai Provinsi Kepulauan.

 “Kita terus dorong Provinsi Kepulauan, karena NTT memiliki wilayah laut yang cukup luas, dan terdiri dari ratusan pulau kecil dan besar. Untuk itu, kita sedang berupaya mempercepat pembangunan tol laut, membangunan beberapa bendungan raksasa di NTT. Kita juga sedang merintis strategi segitiga ekonomi yakni antara NTT-Indonesia, Timor Leste dan Australia. Dengan demikian diharapkan perkembangan pereokonomian masyarakat NTT bisa berkembang dengan cepat,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang untuk mencari solusi dalam mengatasi krisis air bersih di Kota Kupang. Karena bagi pemerintah, air bersih dan listrik menjadi masalah utama di Kota Kupang. Menurut Gubernur Negara harus mampu tampil melindungi masyarakatnya dari berbagai persoalan sosialnya.

“Saya sudah bicarakan masalah listrik di NTT dengan Presiden Joko Widodo. Beliau sangat serius memperhatikan pembangunan di NTT. Karena salah satu instrumen penting untuk mendukung iklim investasi di NTT adalah ketersediaan listrik dalam kapasitas yang besar. Semen Kupang itu, membutuhkan enegi lstrik yang cukup besar. Banyangkan, sekedar mati sebentar saja dan kemudian dihidupkan kembali sudah harus menghabiskan biaya Rp 300 juta,” kata Gubenur sedikit memberi gambaran.

Gubernur juga bertekad tahun 2015 ini, proyek bendungan Kolhua sudah harus dibangun, karena menurut pemerintah, katanya, setelah dilakukan berbagai kajian satu-satunya bendungan Kolhua yang bisa menjawab kebutuhan air bersih di Kota Kupang. “Kita harapkan masalah sosialnya bisa segera terselesaikan dalam 2015 ini, sehingga bisa segera dibangun. Kalau tidak maka kita akan alihkan proyek itu ke Belu. Bendungan Tilong tidak bisa menjawab kebutuhan air bersih bagi Kota Kupang karena telalu jauh jangkauan ke Kupang. Juga menguras biaya yang cukup besar,” kata Gubernur.

Gubernur juga berjanji akan serius menyelesaikan masalah human trafficking di NTT yang sudah menjadi masalah Nasional, dimana NTT menempati urutan teratas masalah perdagangan manusia. Untuk itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat terkait untuk sama-sama menangani masalah ini. “Juga mengenai masalah dana bantuan pemerintah bagi siswa kurang mampu di sekolah-sekolah di NTT, termasuk dana-dana bos, kalau ketahuan disalahgunakan kita akan desak untuk segera pelakuknya diproses hukum.

Sumber KOTANANE.COM

Milanisti Ende Anggota Relawan Taman Bung Karno Ende




Selasa, 30 Desember 2014

DPRD Pertanyakan Pembangunan Dermaga Ippi Ende Rp 24 M

ENDE-- -Kalangan DPRD Kabupaten Ende mempertanyakan pelaksanaan pembangunan dermaga Ippi senilai Rp 24 miliar lebih. DPRD menilai kualitasnya kurang bagus dan  waktu pengerjaan tidak sesuai kalendernya.  

Anggota DPRD Ende, Mikael Badeoda, Haji Abidin dan Muhamad Ilham, yang meninjau langsung keberadaan dermaga Ippi pekan lalu, meminta pemerintah mengingatkan rekanan agar memperhatikan kualitas proyeknya.

Menurut Mikael kedatangan dirinya bersama  dua orang rekan untuk memastikan keberadaan dermaga Ippi,  baik dari sisi kualitas maupun waktu pelaksanannya.

"Memang sumber dana untuk pelaksanaan pembangunan dermaga Ippi  dari APBN,  namun bukan berarti DPRD Ende lepas tangan,  karena  dermaga itu  untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Ende. Sebagai tanggung jawab moril,  DPRD Kabupaten Ende  terpanggil  ikut mengawasi. Jangankan DPRD toh masyarakat juga berhak mengawasi,"kata Mikael belum lama ini.

Mikael mengatakan,  informasi yang dia terima menyebutkan bahwa material lokal untuk pembangunan dermaga Ippi berupa batu kerikil bukan batu kerikil yang berkualitas.

"Informasinya memang demikian,  namun untuk membuktikan benar dan tidaknya informasi yang kami terima,  kami harus turun langsung ke lokasi dermaga,"kata Mikael.

Mikael mengharapkan dermaga yang baru dibangun harus benar-benar berkualitas sehingga bisa bertahan lama yang pada akhirnya bermuara pada kepentingan masyarakat.

"Ingat dermaga atau pelabuhan merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu dermaga yang baru dibangun harus benar-benar berkualitas,"kata Mikael.

Manajer Pembangungunan Dermaga Ippi, Jefri yang menerima kedatangan tiga orang anggota dewan mengatakan, pihaknya menjamin mutu dermaga Ippi karena  bangunan,  baik lokal maupun non lokal berasal dari bahan-bahan yang berkualitas.

"Kalau soal kerikil jangan diragukan,  karena bahannya berkualitas,"kata Jefri.

Tentang waktu pelaksanaan pekerjaan, Jefri mengatakan sesuai masa kontrak pekerjaan pembangunan dermaga yang menjadi tanggung jawab pihaknya selama 83 hari, itu  artinya akan berakhir pada 31 Desember 2014.

"Kami optimis sampai  batas waktu yang ada pekerjaan akan bisa rampung karena saat ini proses pekerjaan telah memasuki masa tahap finishing,"kata Jefri.

Sumber Pos Kupang

Senin, 29 Desember 2014

DENGAN 1000 PIN KITA SELAMATKAN TAMAN BUNG KARNO ENDE

Anda Cuma mengumbangkan Rp. 10.000,- akan menampatkan 1 buah Pin Kuning yang bertuliskan Selamatkan Taman Bung Karno Ende dan Sudah menjadi Anggota Tetap Relawan.

 Dari dana yang terkumpul akan digunakan keperluan Relawan seperti menyumbangkan dana untuk keperluan mulai dari :
- Biaya acara Kegiatan Relawan Taman Bung Karno Ende
- Biaya Pekerjaan Papan Infomasi dan Aturan Taman Bung Karno Ende
- Biaya Pembuatan Tempat Sampah Taman Bung Karno Ende
- Biaya Pembelian Pompa Air Yang Hilang
- Biaya Penyemprotan Air 1 Tangki Setiap Minggu di Taman Bung Karno Ende
- Biaya Pembelian Seragam Petugas Kebersihan dan kemananTaman Bung Karno Ende
- Biaya Pembelian 100 Sapu Lidi untuk acara relawan Taman Bung Karno yang akan dilaksanakan setiap Minggu (setelah acara deklarasi Relawan Pecinta Taman Bung Karno)
- Biaya Pembelian Pulsa Listrik untuk penerangan sehingga keamanan dan ketertiban Taman bisa terkontrol..

Informasi : Rekening Relawan Telah Di Buka Dengan No Rek. 0034099774 Atas nama Mukhlis Mukhtar dan PD Indriastuty Bank SInar Mas KCP Ende - Melati.... terimakasih
Semoga Bermanfaat

APBD Kabupaten Ende Ditetapkan Rp 861, 6 Miliar

 ENDE -- DPRD Kabupaten Ende dan pemerintah setempat bersepakat menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 861.623.033,376.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 86,306.058.086 atau naik 8,47 persen dibandingkan dengan APBD Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp 775.316.975.290.

Pelaksanaan penetapan APBD Kabupaten Ende telah dilakukan Sabtu (20/12/2014) di gedung DPRD Kabupaten Ende dengan dihadiri oleh Bupati Ende, Ir Marsel Petu dan Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad, Ketua DPRD Kabupaten Ende, Herman Yoseph Wadhi dan Wakil Ketua, Erikus Rede, Fransiskus Taso serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ende dan para pimpinan dinas, badan dan bagian lingkup Pemkab Ende.

Terkait dengan APBD Kabupaten Ende, gabungan komisi DPRD Kabupaten Ende menyatakan bahwa permasalahan utama belanja daerah terutama yang berkaitan dengan alokasi pagu anggaran yang tercermin dalam program dan kegiatan SKPD adalah terbatasanya sumber dana yang tersedia untuk membiayai berbagai kebutuhan sehingga masih banyak program dan kegiatan berdasarkan aspirasi masyarakat yang belum dapat diakomodir pada rancangan APBD Tahun Anggaran 2015.

Gabungan komisi sependapat dengan pemerintah dan badan anggaran agar benar-benar membatasi pengeluaran belanja pada hal-hal pokok yang menjadi prioritas utama melalui kajian dinas tehknis terkait.

Mencermati kondisi yang ada gabungan komisi juga menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan sinkronisasi program dan kegiatan agar sejalan dengan rencana kerja pemerintah daerah yang diikuti dengan rasionalisasi anggaran demi terwujudnnya efesiensi dan efektivitas pelaksanaan APBD tahun anggaran guna mengakomdir kegiatan-kegiatan prioritas yang sifatnya lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sumber Pos Kupang

Selasa, 23 Desember 2014

Jadwal Pelayanan Perayaan Natal di Jemaat GMIT Syaloom Kota Ende

 Gereja  GMIT Syaloom Kota Ende

Minggu, 21 Desember 2014 Kebaktian Minggu Adven IV jam 06.00 Wita, Kebaktian Minggu Adven IV/Sidi jam 08.00 Wita, Kebaktian Minggu Adven IV jam 17.00 Wita

Selasa, 23 Desember 2014 Kebaktian Kelengkapan Baptisan Jam 09.00.

Rabu, 24 Desember 2014 Kebaktian menyongsong Natal jam 20.00 Wita 1 kali  Kebaktian.

Kamis, 25 Desember 2014 Kebaktian Natal I Jam 07.00 Wita 1 kali  Kebaktian.

Jumat, 26 Desember 2014 Kebaktian Natal II/ Baptisan Jam 07.00 Wita 1 kali  Kebaktian*

Jadwal Perayaan Natal di Kota Ende

Gereja Katedral Ende

Malam Natal, Hari Rabu 24 Desember 2014, Misa Pertama dipimpin Rm. Frans Siku Jata, Pr. Jam 18.00 Wita.

Misa kedua dipimpin oleh Rm. Ellu Parera,Pr jam 20.00.

Misa pertama di Stasi Bhoanawa dipimpin oleh Rm. Fery Dhedhu,Pr jam 19.00 Wita.

Hari Raya Natal, Kamis 25 Desember 2014, misa pertama jam 06.00 Wita dipimpin oleh Rm. Ellu Parera,Pr,

Misa Kedua jam 08.00 Wita dipimpin oleh Rm. Frans Siku Jata,Pr.

Misa Pertama di Stasi Bhoanawa jam 07.00 Wita dipimpin oleh Rm. Fery Dhedhu,Pr.

Pesta St. Stefanus Martir I, Hari Jumat 26 Desember 2014, misa pertama jam 06.00 Wita, dipimpin oleh Rm. Frans Siku Jata,Pr,

Misa kedua jam 08.00 Wita dipimpin oleh Rm. Ellu Parera,Pr. Sementara Misa Di Stasi Bhoanawa misa pertama jam 07.00 Wita dipimpin oleh Rm. Fery Dhedhu,Pr

Jadwal Misa di Gereja Paroki St. Yosef Onekore
Misa malam natal hari Rabu, 24 Desember 2014 jam 20.00 dipimpin oleh Pastor Herman, SVD.

Hari Raya Natal, Kamis 25 Desember 2014, misa pertama dipimpin oleh pastor Yohanes M. Balan, SVD, Misa Kedua jam 08.00 Wita dipimpin oleh Pastor Herman Sina, SVD

Misa Hari Natal, 26 Desember 2014, misa pertama dipimpin oleh  Pastor Herman Sina, SVD, Misa Kedua jam 08.00 Wita dipimpin oleh Pastor Yohanes M. Balan,SVD.*

Sumber Pos Kupang

Jalan ke Pelabuhan Ippi Diusulkan Jadi Jalan Nasional

ENDE -- Jalur jalan menuju ke Pelabuhan Ippi dari Kota Ende diusulkan menjadi jalan nasional oleh Satker Pembangunan Jalan Nasional Wilayah IV NTT. Usul perubahan status mengingat jalan itu merupakan akses utama ke pelabuhan.

PPK Ende-Wolowaru, Saut Siahaan mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di Ende, Jumat (19/12/2014). Saut menjelaskan usul perubahan status jalan itu sebenarnya sudah dilakukan tiga tahun sebelumnya namun belum dijawab pemerintah pusat. Oleh karena itu, tahun  ini pihaknya kembali mengusulkan hal yang sama. "Diharapkan kali ini  terjawab sehingga kondisi jalan itu akan semakin baik," kata Saut.

 Saut menyatakan, sampai saat ini  jalan menuju ke Pelabuhan Ippi masih menjadi tangungjawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende dengan sentuhan dana dari APBD. "Ada beberapa alasan status jalan kabupaten maupun provinsi bisa menjadi jalan nasional apabila jalan yang ada merupakan akses  menuju ke pelabuhan maupun pariwisata serta akses utama ekonomi," ujarnya.

Selain mengusulkan  jalan menuju ke Pelabuhan Ippi menjadi jalan nasional, kata Saut Siahaan,  pihaknya juga mengusulkan jalur jalan menuju ke kawasan Danau Kelimutu serta jalan di pantai utara (Pantura) Ende menjadi jalan nasional.

"Kalau jalan menuju ke kawasan Danau Kelimutu merupakan askes wisata sedangkan  jalan di pantai utara merupakan kawasan utama ekonomi,"kata Saut.

"Apa yang kami lakukan saat ini baru sebatas usulan setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ende diharapkan apa yang diusulkan tersebut dapat diterima oleh pemerintah pusat," tambahnya.

Secara terpisah,  Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ende, Frans Lewang mengakui  pihaknya memang telah berkoordinasi dengan Satker Pekerjaan Jalan Nasional Wilayah IV NTT guna mengusulkan perubahan status jalan menuju kawasan Ippi menjadi jalan nasional.

Pantauan Pos Kupang, saat ini kondisi jalan menuju ke kawasan Ippi sangat memrihatinkan banyak terdapat lubang dengan berbagai ukuran bahkan apabila hujan di beberapa titik jalan berubah jadi danau kecil karena genangan air.

Polres Ende Terjunkan 272 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

Ende, Kepolisian Resor (Polres) Ende menerjunkan 272 personel untuk menjaga keamanan menjelang dan selama Perayaan Natal 25 Desember 2014 dan Tahun Baru 1 Januari 2015.

“Personel itu berasal dari Polres maupun Polsek di seluruh wilayah Kabupaten Ende. Selain itu, pengamanan juga dibantu TNI, Brimob, SatPol PP, Dinas Perhubungan dan organisasi kemasayarakatan lainnya,” kata Kapolres Ende AKBP Johanes Bangun, usai Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12).

Didampingi Wakapolres, Kompol Donny Bramanto dia mengharapkan, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Ende bisa berjalan aman tertib dan lancar.

"Kita akan tempatkan personel baik Polri maupun TNI dan unsur terkait lainnya di titik-titik sentral seperti di Gereja, pelabuhan, bandara dan di objek vital lainnya. Kita ingin memberi rasa aman bagi umat Kristiani yang akan merayakan Natal dan masyarakat umumnya dalam menyambut Tahun Baru,” ujarnya.

Dia juga mengharapkan, kerja sama lintas sektoral dalam menjaga kondisi di daerah ini sehingga upacara keagamaan bisa berjalan lancar dan damai.Sementara itu, Wakapolres Ende Kompol Donny Bramanto menambahkan di beberapa titik sudah dibangun Pos Pengamanan diantaranya di Simpang Lima, Perempatan Jalan Eltari Atas dan sekitar Pelabuhan Ende. Ada sekitar 19 titik dalam kota akan dibangun posko-posko pengamanan termasuk di setiap gereja.

"Kita  bangun Posko di setiap gereja dan sebelumnya kita lakukan sterilisasi gereja khususnya yang ada di dalam Kota Ende," ujar Donny.

Sebelumnya Dandim 1602 Ende, Letkol (Kav) Tri Handoko  yang memimpin apel gelar pasukan saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, gelar pasukan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia merupakan tahapan manajerial untuk mengecek kesiapan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

"Perayaan kedua event tersebut yakni Natal dan Tahun Baru membawa dampak signifikan karena terjadi peningkatan aktivitas masyarakat dan mobilisasi sehingga berimplikasi munculnya gangguan kamtibmas dan keamanan,” ujar Jenderal Sutarman.

Untuk itu dia berharap agar pengamanan lebih maksimal lagi dan proaktif, guna memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Operasi Lilin ini berlangsung dari tanggal 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015.

Sumber  Flobamora.net

Selasa, 16 Desember 2014

Mulai Tahun 2015, Bupati Ende Terapkan Reward dan Punishment

Bupati Marselinus Y.W Petu mengatakan, mulai tahun 2015 mendatang, ia akan menerapkan reward and punishment system atau penghargaan dan hukuman kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Ende.

“Saya akan minta, pada setiap kesempatan apel bendera, dibacakan PNS yang benar-benar bekerja maupun tidak,” kata Marsel Petu dihadapan ratusan Pegawai Negeri Sipil lingkup Setda Ende , Senin ( 15/12).


Dia menegaskan hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. “Kita sudah memasuki hari-hari terakhir di tahun 2014 ini. Di sisa waktu ini, saya harap ada refleksi dari para PNS akan kinerjanya,” ujarnya.


Dia mengatakan, pada tahun 2015 kepada para pegawai akan di beri reward dan punishment terkait kinerja mereka masing-masing.


Hal ini, tuturnya, penting untuk meningkatkan kinerja PNS. Mudah-mudahan yang malas bisa lebih rajin lagi dan yang rajin bisa mempertahankannya dan bila perlu ditingkatkan lagi kinerjanya.
Kata dia, kepada pimpinan SKPD diminta segera melakukan kontrak kinerja baik untuk unsur pimpinan maupun stafnya.


“Prinsipnya setiap SKPD harus membuat kontrak kinerja dan menjalankan pakta integritasnya.Itu akan saya lakukan pada tahun 2015 mendatang. Kontrak kinerja tersebut melalui bidang tugas masing-masing, SKPD masing-masing, unit masing-masing sesuai agenda kerjanya,” katanya.


Kepada pimpinan SKPD, dia mengingatkan mulai berpikir menjawabi harapan yang disampaikan, karena semuanya sudah sesuai dengan Undang-Undang ASN 2014.


Sumber Flobamora Net

J Hotel Ende Flores

J Hotel Ende Flores, Harga Promosi Rp 295.000-/malam (Deluxe room)
RP 275.000-/malam (Standart room)

Senin, 15 Desember 2014

Hasil Undian 16 Besar Liga Champions

Undian babak 16 besar Liga Champions 2014/2015 sudah resmi digelar UEFA di markasnya, Nyon, Senin 15 Desember 2014. Duel-duel menarik pun tersaji di fase ini.

Pada undian kali ini, akan tersaji beberapa partai ulangan di musim lalu. Salah satunya ialah duel Manchester City kontra Barcelona.

Kedua tim juga bentrok pada babak 16 besar musim lalu. City harus tersingkir usai kalah dengan agregat 4-1. Undian kali ini tentunya memberikan kesempatan bagi pasukan Manuel Pellegrini untuk menuntaskan dendam.

Partai menarik lainnya juga tersaji ketika PSG harus kembali bentrok dengan Chelsea. Musim lalu, PSG dan Chelsea bentrok di babak perempat final, dan The Blues keluar sebagai pemenang dengan keunggulan agresivitas gol (agregat 3-3).

Satu lagi partai ulangan musim lalu yang terjadi di musim ini ialah, duel Schalke 04 yang harus kembali bersua mimpi buruknya, Real Madrid. Musim lalu, di fase yang sama, Schalke harus tersingkir dengan agregat memalukan 9-2.

Selain tiga partai tersebut, lima duel lainnya juga cukup menarik. Juventus akan berhadapan dengan finalis dua musim lalu, Borussia Dortmund. Ini mengingatkan kita pada final Liga Champions 1996-1997.

Laga leg pertama babak 16 besar akan dimainkan pada 17-18 Februari dan 24-25 Februari 2014. Sementara leg kedua akan dimainkan pada 10-11 Maret dan 17-18 Maret 2015. Tim yang lolos sebagai runner-up akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama.

Berikut hasil undian babak 16 besar Liga Champions

PSG vs Chelsea

Man City vs Barcelona

Bayer Leverkusen vs Atletico Madrid

Juventus vs Borussia Dortmund

Schalke vs Real Madrid

Shakhtar Donetsk vs Bayern Muenchen

Arsenal vs AS Monaco

FC Basel vs FC Porto

Jumat, 12 Desember 2014

Peringatan Gempa Flores Baru Dilakukan Tahun 2015 di Kabupaten Ende

ENDE -- Peristiwa gempa yang dikuti dengan gelombang tsunami yang terjadi pada 12 Desember 1992 atau 22 tahun silam yang menimpa sebagian wilayah di Pulau Flores termasuk Kabupaten Ende tidak diperingati secara khusus oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende.

Hal ini dikemukan oleh Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Ir Muslim Rauf saat dikonfirmasi mengenai peringatan gempa Flores yang terjadi pada 12 Desember 1992 silam, Kamis (11/12/2014).

Muslim mengatakan bahwa meskipun telah terjadi sejak 22 tahun silam, Pemkab Ende tidak melakukan peringatan secara khusus pada setiap tanggal 12 Desember yang merupakan waktu terjadinya gempa.

Muslim yang barusan menjabat selaku kepala BPBD Kabupaten Ende mengatakan bahwa ide untuk memperingati terjadinya gempa Flores sudah sepatutnya dilaksanakan sebagai bentuk peringatan kepada warga agar selalu siaga akan terjadinya bencana alam baik gempa maupun tsunami.
"Saya rasa ide itu baik adanya. Nanti di tahun 2015 mendatang kami akan rancang formulasi yang cocok peringatan gempa Flores,"kata Muslim.*

Sumber Pos Kupang

Gaji Tenaga Honorer di Ende Naik Mulai Tahun 2015


ENDE -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende akan menaikan gaji tenaga honorer di lingkup Pemkab Ende untuk semua jenjang pendidikan dengan kenaikan yang bervariasi. Kenaikan gaji tenaga honorer itu berlaku mulai tahun anggaran (TA) 2015 mendatang.

Hal ini disampaikan Bupati Ende, Ir. Marsel Petu, dalam jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Ende terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Ende, di Gedung DPRD Ende, Kamis (11/12/2014).

Bupati Marsel mengatakan, pemerintah sependapat dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar melakukan penyesuaian gaji tenaga honorer pada lingkup Pemkab Ende. Penyesuaian tersebut akan diberlakukan pada TA 2015 dengan rincian Sarjana Rp 1.250.000/bulan, D3 dan D2 Rp 1.000.000/bulan, SMA atau sederajat Rp 850.000/bulan dan SD dan SMP atau sederajat Rp 750.000/bulan.

Sebelumnya Fraksi PKB DPRD Ende dalam pemandangan umumnya terhadap nota keuangan atas rancangan APBD Kabupaten Ende TA 2015 mendesak pemerintah menaikkan honor tenaga kontrak, minimal sesuai dengan UMP atau disejajarkan dengan standar ijazah, di antaranya bagi yang tamatan SMA ditetapkan Rp 1.000.000/bulan, sedangkan yang berijazah Sarjana Rp 1.250.000/bulan.

Fraksi PKB  mendesak pemerintah segera menyesuaikan gaji tenaga honorer atau  sejenisnya pada lingkup Pemkab Ende sesuai dengan keputusan rapat badan anggaran bersama tim anggaran pemerintah daerah.

Fraksi PKB juga mendesak pemerintah menganggarkan  dana kesejahteraan bagi aparatur sipil daerah serta  pemerintah segera menerapkan sistem reward and punishment agar kinerja aparatur dapat ditingkatkan.

Menurut Fraksi PKB, manfaat dari  tunjangan kesejahteraan bagi PNS daerah agar pegawai merasa mendapatkan penghargaan yang layak dari pemerintah, meningkatkan motivasi kerja pegawai, terutama untuk tunjangan kesejahteraan yang dikaitkan dengan kinerja, menghilangkan istilah "meja mata air" dan "meja air mata" atau "lahan basah dan lahan kering", meningkatkan pendapatan pegawai, sehingga standar biaya hidup minimal dapat dicapai.

Menurut Bupati Marsel, sistem penggajian kepegawaian terkait dengan kinerja aparatur pemerintah. Tingkat gaji yang tidak memenuhi standar hidup minimal pegawai merupakan masalah yang sulit yang harus dituntaskan penyelesaiannya yang telah diformulasikan kedalam kebijakan anggaran TA 2015.

Mengenai sistem reward and punishment akan menjadi perhatian pemerintah dalam menerapkan tunjangan kesejahteraan sesui tolok ukur kinerja aparatur.

Sumber Pos Kupang 

Sabtu, 06 Desember 2014

Suasana di AMAZY OUTLET Ende


Pelabuhan Bung Karno Ende

Ende - Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, mengganti nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.

"Saya canangkan nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno untuk mengenang beliau ketika diasingkan ke Ende," kata Bupati Ende Marselinus Petu, Senin, 12 Mei 2014.

Pergantian nama ini, menurut dia, untuk mengenang kehadiran Sukarno, presiden pertama Indonesia, saat dibuang ke Ende periode 1934-1938. Apalagi saat diasingkan di Ende, pelabuhan itulah tempat sandarnya kapal yang membawa Bung Karno bersama keluarganya.

Dia mengatakan pemerintah tidak akan menggunakan nama Soekarno karena nama Bung Karno lebih familiar di kalangan masyarat di sini," kata Marselinus Petu.

Pergantian nama Pelabuhan Ende menjadi Bung Karno ini akan mulai diberlakukan pada 1 Juni 2014 bertepatan dengan momem prosesi kebangsaan.

Pergantian nama ini pun mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Ibu Maria, misalnya, mengatakan pergantian nama itu menggambarkan keberadaan Bung Karno saat dibuang di Ende.

"Kami sangat gembira dengan penamaan Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno agar mengingatkan warga di sini akan kehadiran sang proklamator di Ende," katanya.

Pemerintah Ende sebelumnya juga telah mengganti nama lapangan sepak bola Perse menjadi lapangan Pancasila. Di lapangan itulah Bung Karno mencetuskan Pancasila.

Rabu, 03 Desember 2014

Batu Berwarna di Pantai Penggajawa Kabupaten Ende

Terletak kira-kira 29 km arah barat Kota Ende, terdapat hamparan batu berwarna dengan dominan warna biru, hijau serta coklat di sepanjang pesisir pantai Penggajawa.

Lokasi  ini sangat  mudah dijangkau dengan menggunakan fasilitas transportasi umum maupun sepeda motor.
Batu Penggajawa bernilai ekonomis yang cukup tinggi dengan ukuran bervariasi, dan ini menjadi salah satu komoditi eksport dari Kabupaten Ende.

Dikumpulkan dan dijual oleh penduduk lokal sehingga sebagian besar penduduk di sini bermatapencaharian sebagai pengumpul batu. Di samping itu keadaan laut yang jernih dan membiru, merangsang keinginan untuk melakukan berbagai aktivitas bahari lainnya seperti mandi, berenang, mancing sambil menikmati bentangan alam pesisir selatan yang indah dan menantang.

 Kalau sempat Datang Ke Ende Jangan Lupa Kunjungi Ya…

DKPP NTT SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN FKP

Dengan merujuk pada surat Gubernur NTT Nomor EK.532/787/IX/2014 perihal Percepatan dan Pembentukan Forum Konservasi Perairan (FKP) Kabupaten/Kota, Dewan Konservasi Perairan Provinsi (DKPP) NTT mensosialisasikan pembentukan FKP Kabupaten Ende bertempat di Lantai II Kantor Bupati Ende, Senin (1/12) Ende. Kegiatan sosialisasi ini dibuka Asisten II Setda Kabupaten Ende Sipri Reda Lio dengan didampingi Kabag Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Ende Usman A.Hamid dan pemberi sosialisasi dari DKPP NTT Gaspar Enga.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan sosialisasi ini perwakilan dari beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Kabupaten Ende, tokoh-tokoh agama, perwakilan beberapa perguruan tinggi se-Kabupaten Ende serta perwakilan dari beberapa media massa.

Asisten II Kabupaten Ende Sipri Reda Lio, yang dalam sambutannya membacakan pidato tertulis Wakil Bupati Ende H. Djafar Achmad, menyampaikan bahwa konservasi perairan merupakan sebuah pradigma baru yang berkembang di Indonesia menyusul kurang diperdayakannya pelbagai macam kekayaan alam yang tersebar dalam perairan tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan agar kekayaan alam tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat.

“Untuk menjamin terselenggaranya program konservasi perairan ini, komitmen dan kerjasama lintas sektor tentunya sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, momen sosialisasi pembentukan FKP Kabupaten Ende ini hendaknya dimanfaatkan sebijak mungkin agar apa yang diprogaramkan dan dijalankan pada masa-masa mendatang bisa mendatangkan kemajuan bagi masyarakat se-Kabupaten Ende,”katanya.

Sipri menyampaikan, rencana pembentukan FKP Kabupaten ini sangat penting karena bisa menunjang program percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Ende. Menurut Sipri, sasaran yang ingin diraih adalah sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin ditingkatkan.

Pemberi sosialisasi dari DKPP Ende Gaspar Enga kepada Flores Pos usai sosialisasi menyampaikan bahwa pembentukan FKP Kabupaten Ende lebih mengarah pada pembentukan sebuah lembaga kolaboratif yang akan bekerja sama demi pengelolaan kawasan pesisir dan laut. Tanpa mengabaikan lembaga-lembaga sejenis yang telah dibentuk sebelumnya. Gaspar menegaskan bahwa FKP Kabupaten ini jauh lebih efektif sebab mampu merangkul lebih banyak pihak untuk ikut terlibat.

“Dengan mengikutsertakan lebih banyak pihak untuk terlibat dalam forum ini kami yakin bahwa beragam kepentingan akan lebih mudah dirangkum. Dengan demikian pembentukan forum ini tidak bersifat asal-asalan melainkan nilai positif yang diusung dan nantinya akan diterapkan,”kata Gaspar.

Gaspar selanjutnya menyampaikan bahwa sasaran utama pembentukan forum ini adalah upaya perlindungan terhadap nelayan tradisional. Cakupan nelayan tradisional ini kata Gaspar, adalah para nelayan yang masih menggunakan peralatan sederhana dan wilayah penangkapan ikan yang cenderung terbatas.

Perlindungan terhadap nelayan tradisional ini, menurutnya, didasarkan pada kenyataan bahwa ada pengusaha yang sudah memanfaatkan teknologi tinggi mencaplok wilayah penangkapan para nelayan tradisional. Padahal menurut Gaspar, nelayan-nelayan tradisional ini perlu mendapat perlindungan.

“Sederhananya, forum ini akan bekerja untuk menjamin ketersedian sumber daya alam perairan di wilayah-wilayah yang akan ditetapkan sebagai arah konservasi. Dengan demikian forum akan membuat pembatasan-pembatasan tertentu tentang nelayan atau kapal penangkapan ikan jenis apa yang boleh bergerak pada wilayah-wilayah itu, kata Gaspar.

Gaspar selanjutnya menginformasikan bahwa pembentukan FKP ini sudah dan akan diadakan diseluruh kabupaten/kota di NTT. Untuk tingkat Kabupaten Ende kata dia, pengesahan FKP ini tinggal menunggu surat keputusan bupati

Pelangi Menghiasi Langit Kota Ende


Hotel Dwi Putra Ende