WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 21 Desember 2015

60 Dubes Dukung Tour de Flores

Jakarta - Tour de Flores 2016 penting untuk mengangkat tingkat kesejahteraan masyarakat Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, selain mempromosikan pariwisata kawasan ini.

Sebanyak 60 duta besar (dubes) negara sahabat mendukung pelaksanaan Tour de Flores 2016.
Duta Besar Republik San Marino, Germano Valle Barbero mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan Tour de Flores agar terlaksana dengan baik.

“Event internasional seperti Tour de Flores sangat penting untuk menggerakkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Pada acara yang dihadiri 60 dubes itu, Chairman Tour de Flores, Primus Dorimulu berkesempatan selama 20 menit memaparkan kegiatan balap sepeda internasional yang dirangkai dengan promosi wisata di kawasan tersebut.

Para dubes menyatakan ketertarikan pada kegiatan ini.
Dubes Polandia Igor Kaczmarczyk menyatakan siap hadir untuk menyaksikan kegiatan Tour de Flores. Hal yang sama juga dikatakan sejumlah dubes yang ditemui Beritasatu.com.
“Jangan lupa mengundang tim Italia yang juga punya pembalap sepeda berkelas internasional,” pinta Sekretaris Dubes Italia Federico Novelino.

San Marino juga siap meramaikan momen balap sepeda internasional itu. “Pembalap dari San Marino siap hadir,” ungkap staf Dubes San Marino David Pratama.
Flores Tourism Authority
Tour de Flores (TdF) merupakan acara tahunan pariwisata di Flores yang dipadukan dengan kegiatan balap sepeda internasional untuk menarik minat masyarakat Indonesia dan dunia agar mengunjungi berbagai objek wisata di Flores, NTT.

Selama sepuluh hari, 15 – 25 Mei 2016, TdF akan dimeriahkan pula dengan berbagai acara wisata budaya, bazar, dan pesta rakyat yang digelar di setiap kota, mulai dari kota pemberangkatan, yakni Larantuka, kemudian di setiap akhir etape, yaitu Maumere (Sikka), Ende (Ende), Bajawa (Ngada), Ruteng (Manggarai), dan berakhir di Labuan Bajo (Manggarai Barat).
Tujuan TdF adalah mempromosikan dan mengangkat potensi pariwisata Flores serta mewujudkan Labuan Bajo, Manggarai Barat sebagai destinasi wisata prioritas serta mendukung kegiatan Flores Tourism Authority (FTA).

Aktivitas ini juga untuk menggerakkan ekonomi rakyat, memacu pertumbuhan ekonomi lokal, dan mengangkat kesejahteraan masyarakat Flores dan NTT sesuai Program Prioritas Nawacita.
Bergulirnya kegiatan ini setiap tahun diharapkan dapat mendorong pembangunan berbagai jenis infrastruktur, baik infrastruktur dasar maupun infrastruktur energi, telekomunikasi, dan transportasi.
“Jalan raya tempat dilalui pembalap akan mulus terawat.
Setiap tahun, rute tidak selalu sama, sehingga pembangunan infrastruktur bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Flores.

Tidak hanya infrastruktur jalan, infrastruktur dasar, seperti air bersih maupun infrastruktur energi dan telekomunikasi akan ikut bergerak,” jelas Primus Dorimulu.

Panjang rute balap sepeda adalah 748 km, berawal dari Larantuka, Flores Timur dan berakhir di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Kota Kabupaten Manggarai Barat ini menjadi puncak acara TdF.
Sejumlah menteri dan para duta besar negara sahabat diharapkan hadir pada acara ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar