WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Minggu, 11 Januari 2015

Enam Kapal Nelayan Bali Berlindung di Pelabuhan Ipi Ende


Ende,  Angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan enam buah kapal nelayan asal Bali yang selama ini mencari ikan di dekat perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menepi dan lego jangkar di Pelabuhan Ipi Ende.

Keenam kapal nelayan tersebut kini ‘parkir’ dan berlindung di dermaga pelabuhan Ipi Ende sambil menunggu cuaca kembali normal.

Seperti disaksikan Flobamora.net, Sabtu (10/1) keenam kapal itu masing-masing KM. Alam Sutera, KM.Samudera Bahari, KM.Nikita, KM.Bintang Samudera, KM.Naga Mas Perkasa, dan KM.Bahari Makmur, diparkir di kolam labuh Pelabuhan Ipi.

Kondisi gelombang di Pelabuhan Ipi yang relatif normal sehingga keenam kapal tersebut bisa lego jangkar berlindung dari amukan gelombang dasyat.

Salah seorang Anak Buah Kapal, Reza mengatakan, keenam kapal tersebut sudah seminggu ‘parkir’ di kolam labuh Pelabuhan Ipi Ende.

Menurutnya, akibat cuaca yang tidak bersahabat disertai angin kencang dan gelombang tinggi saat melakukan aktivitas di sekitar perairan NTT, mereka memutuskan berlindung karena ikilim yang tidak bersahabat.

Reza menyebutkan, mereka memilih Ende karena merupakan pelabuhan terdekat untuk melindungi diri dari cuaca dan iklim yang tidak bersahabat itu.

“Kami sudah satu minggu berlindung di Pelabuhan Ipi Ende. Dalam seminggu ini kami hanya memperbaiki alat-alat pancing, melihat kembali kondisi kapal dan memperbaikinya dan juga hanya jalan-jalan saja ke kota Ende,” ujar Reza yang mengaku dari Bali ini.

Dia mengatakan, keenam kapal masih menunggu hingga iklim dan cuaca membaik serta menunggu arahan lebih lanjut dari pemilik kapal untuk kembali beroperasi.

Masih dari pantauan, di pelabuhan Ipi Ende, beberapa anak buah kapal tengah memperbaiki sejumlah alat pancing dan membetulkan bodi kapal. Tidak ada aktivitas lain selain membetulkan kerusakan yang ada sambil menunggu cuaca dan iklim yang tenang.

Cuaca buruk dalam sepekan terakhir ini, juga berpengaruh terhadap nelayan di Ipi. Mereka juga turut memarkirkan perahu-perahu dan tidak melaut.

Beberapa nelayan mengatakan, mereka tidak melaut akibat cuaca yang tidak bersahabat. Mereka hanya duduk –duduk memperbaki jala sambil menanti cuaca membaik.

Sumber  Flobamora.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar