WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Kamis, 08 Januari 2015

Pemprop NTT Alokasikan Rp 5,3 M Bangun Jalan Ende-Nuabosi

ENDE -- Ruas jalan yang menghubungkan Kota Ende dari arah Woloare menuju Nuabosi, Kecamatan Ende, yang selama ini rusak akan segera diperbaiki oleh Pemerintah Propinsi (Pemrop) NTT. Dana untuk perbaiki ruas jalan itu sudah dialokasikan dalam APBD 1 NTT 2015 senilai Rp 5,3 miliar.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di Nuabosi saat meninjau ruas jalan Ende menuju Nuabosi, Selasa sore (6/1/2015).

Anwar yang didampingi sejumlah anggota DPRD NTT seperti Ketua Komisi 1 DPRD NTT, Proklamasi Ebu Tho, Ketua Komisi 2, Anton Bele, Ketua Komisi V, Winston Rondo, Sekretaris Komisi IV, Thomas Tiba Owa, Ketua DPRD Ende, Herman Yoseph Wadhi, dan anggota DPRD Ende, Ambros Rewa, dan Kepala Dinas PU Ende, Frans Lewang, ST mengatakan, setelah pihaknya meninjau keberadaan ruas jalan dari Ende menuju Nuabosi, pihaknya menilai ruas jalan tersebut memang sudah waktunya diperbaiki karena kondisinya rusak.

"Kabupaten Ende memiliki berbagai potensi alam yang menjanjikan. Salah satunya adalah ubi Nuabosi. Tentu sangat disayangkan kalau ruas jalan menuju sentra penghasil ubi itu dalam keadaan rusak parah seperti kondisi yang ada saat ini," kata Anwar.

Karena itu pihaknya menilai memang sudah waktunya ruas jalan yang ada harus segera diperbaiki sehingga mempermudah akses bagi masyarakat. Anwar mengatakan, sesuai informasi yang dikumpulkan di lapangan, ruas jalan yang ada sudah lama tidak diperbaiki. Perbaikan ruas jalan itu baru dilakukan di era kepemimpinan Bupati Ende, Yohanis Pake Pani sekitar 25 tahun silam.

Dengan demikian, kata Anwar, pihaknya merasa perlu kalau ruas jalan dari Ende menuju Nuabosi harus diperbaiki dengan alokasi dana dari APBD 1 NTT senilai Rp 5,3 miliar.

Anggota DPRD NTT lainnya, Thomas Tiba Owa, menambahkan, setelah pihaknya meninjau langsung di lapangan terhadap kondisi jalan dari Ende menuju Nuabosi dari arah Woloare pihaknya menilai jalan yang ada memang sudah tidak layak sehingga wajar kalau harus segera diperbaiki.

"Jalan adalah infrastruktur utama bagi masyarakat dalam memasarkan berbagai produksi hasil pertanian. Tentu sangat disayangkan kalau kondisi jalan tidak memadai, sementara hasil pertanian melimpah seperti yang ada di Nuabosi," kata Thomas Tiba Owa.

Sumber Pos Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar