WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Monday, September 22, 2014

Bangkai KM Ararya Segera Dipotong

Ende,Bangkai KM Ararya yang terdampar di ujung landasan Bandara H. Hasan Aroeboesman sejak 11 Maret 2014 lalu, sudah dipastikan dalam beberapa hari mendatang akan segera dipotong, karena hingga memasuki tengah bulan September tidak ada kemauan baik dari pemilik kapal untuk mengevakuasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Abraham Badu ketika ditemui, Sabtu (20/9).

Dia menyatakan setelah dilakukan pertemuan antara Dinas Perhubungan, pemilik kapal yang diwakili nahkoda KM Ararya, pihak Bandara H. Hasan Areoboesman dan Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan Ende maka diputuskan Kapal Ararya yang selama ini karam dan mengganggu aktivitas penerbangan segera dipotong.

Dia menjelaskan, dalam pertemuan sudah diberikan tiga opsi terkait evakuasi KM Ararya tersebut kepada pemilik kapal. Ketiga opsi masing-masing kapal akan ditarik, opsi kedua kapal tersebut akan ditidurkan di kawasan tersebut dan terakhir yakni memotong bangkai kapal.

“Kita sudah berikan opsi tersebut kepada pemilik kapal. Namun dia menolak terhadap opsi penarikan kapal karena menurutnya biaya terlalu mahal. Sementara begitu juga opsi kedua pemilik kapal terus mengulur waktu. Sampai pada akhirnya diputuskan Otoritas Pelabuhan Ende, KM Ararya segera dipotong hingga titik aman untuk pendaratan pesawat,” jelasnya.

Dia menuturkan, opsi ketiga dipilih karena sesuai Undang-Undang Pelayaran nomor 17 tahun 2007 kapal yang karam hingga 180 hari harus sudah evakuasi. Karena itu, pihak otoritas pelabuhan mengambil tindakan tegas dan mengambil alih dalam proses pemotongan.

Kata dia, pemotongan tersebut akan dilakukan pada minggu-minggu kedepan.

“Otoritas Pelabuhan siap bertanggung jawab karena itu sudah melanggar UU Pelayaran apalagi sudah berdialog dengan pemilik kapal, namun tidak ada aksi nyata dari mereka sehingga diputuskan akan melakukan pemotongan kapal hingga titik keselamatan yang tidak mengganggu penerbangan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, penerbangan dari dan menuju Bandara H. Hasan Aroeboesman mengalami gangguan pascaterdamparnya KM Ararya bulan Maret 2014 lalu.

Ini berdampak pada pergeseran titik landing hingga mencapai 200 meter dan setiap penerbangan harus dikurangi seat-nya.Terganggunya penerbangan di Bandara H Hasan Aroeboesman, hampir setiap hari selalu terjadi penumpukan penumpang.

Friday, September 19, 2014

Rp 3,9 Miliar Rupiah untuk Perbaikan Jalan Dalam Kota Ende

Ende, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, Fransiskus Lewang mengatakan, pada tahun anggaran 2014 ini, pemerintah mengalokasikan dana sektiar Rp.3,9 miliar bagi perbaikan sejumlah ruas jalan yang ada di dalam Kota Ende.

“Kita akan fokuskan pada ruas jalan-ruas jalan yang cukup parah di dalam Kota Ende. Dana untuk perbaikan jalan itu berasal dari APBD 2014,” kata Lewang,Selasa (16/9).

Dia mengatakan, jalan yang terdapat di dalam kota dan yang menjadi prioritas perbaikan diantaranya Jalan Prof. W.Z Yohanes yang terdapat di Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, jalan di sekitar Pasar Mbongawani, Kelurahan Mbongawani, Kecamatan Ende Selatan dan Jalan Sam Ratulangi, di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur.

Menurutnya, jalan-jalan tersebut hingga sekarang kondisinya cukup memprihatinkan dan butuh penanganan yang serius dan segera diperbaiki.

Beberapa warga Kota Ende yang dimintai komentar tentang rencana tersebut menyambut baik perbaikan jalan di tahun anggaran 2014 ini. Meski demikian, mereka berharap kontraktor yang menangani proyek tersebut benar-benar bekerja dan menjaga kepercayaan yang sudah diberikan jangan sampai bekerja asal-asalan.

“Kami menyambut baik perbaikan jalan-jalan yang ada di kota yang kondisinya sudah sangat buruk. Kami berharap agar kontraktor yang mengerjakannya benar-benar bekerja dan jangan hanya mengejar keuntungan dari proyek tersebut,” kata Remigius Roni warga Woloweku.

Dia juga berharap, pemerintah juga memikirkan pembangunan drainase di sepanjang jalan tersebut, karena menurutnya jalan yang rusak di Kota Ende lebih disebabkan tidak adanya drainase atau got. Untuk itu upaya perbaikan yang dilakukan juga harus disertai pembangunan drainase.

“Percuma kalau tidak ada drainase, ujung-ujungnya tidak lama, satu atau dua tahun pasti akan rusak lagi,” tukasnya.

Pantauan Flobamora.net, beberapa titik pada ruas jalan yang akan diperbaiki cukup rawan bagi pengendara khususnya roda dua. Karena batuan lepas, dan berlubang yang mengganggu arus lalu lintas seperti di Jalan Prof WZ. Yohanes dan sepanjngan Jalan Woloweku menuju Wolowona.

Wednesday, September 17, 2014

Pabrik Batu Granit di Ende Mubazir

ENDE -Pabrik batu granit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende yang letaknya di Kecamatan Ndona, saat ini mubazir. Pabrik tersebut beroperasi hanya pada saat ujicoba di masa awal kepemimpinan Bupati Ende, Drs. Don Bosco Wangge.

Salah seorang warga Ende, Oscar Wolo menginformasikan hal itu kepada Pos Kupang di Ende, Selasa (16/9/2014). Menurut Oscar,  mesin itu tak beroperasi lagi sehingga menjadi bahan pertanyaan masyarakat.  "Kami tidak tahu alasan apa mesin itu tak beroperasi lagi," katanya.

Oscar mengharapkan agar pemerintah segera mengoperasikan kembali pabrik batu granit ini karena potensi sumber daya alam di kabupaten itu menjanjikan. "Kami berharap di bawah kepemimpinan Bupati Ende Bapak Marsel Petu pabrik ini dapat dimanfaatkan kembali," katanya. Menurut Oscar, Kabupaten Ende memiliki potensi batu granit yang tersebar di Kecamatan Nangapanda dan Wolowaru.

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Ende, Nyo Cosmas yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2014),  mengakui bahwa saat ini pabrik telah berhenti beroperasi. "Saya akan pelajari apa masalahnya hingga pabrik batu granit ini tak beroperasi lagi. Staf melaporkan kendalanya pada listrik,"kata Cosmas yang baru saja menjadi Kadis Perindag Kabupaten Ende menggantikan, Yosep Woge.

Pantauan Pos Kupang di lokasi pabrik, terlihat beberapa alat pabrik berupa mesin pemotong batu berbagai ukuran tergeletak saja di tanah. Begitu pula  bahan baku berupa batu.

Dalam catatan Pos Kupang, pabrik tersebut sempat dioperasikan pada ujicoba di awal kepemimpinan Bupati Ende, Drs. Don Bosco Wangge. Tak lama kemudian mesin rusak dan tak bisa beroperasi lagi.

Politeknik Negeri PDD Akademi Komunitas Negeri Ende

Ende, 15 September 2014 Kegiatan OSPEK Mahasiswa/i Politeknik PDD AKADEMI KOMUNITAS NEGERI ENDE (TA 2014/2015), berakhir dengan kegiatan Perkuliahan Umum, yang di hadiri langsung oleh Bpk Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang, sebagai Universitas/ Politeknik Pendamping menuju kemandirian dan Bpk Bupati Ende (yang diwakili Asisten II), selaku Pemerintah daerah dan juga Bpk Geradus Edo,S.Sos.M.Si, selaku Penanggung jawab PDD AKN Ende, sekaligus sebagai Pemeteri dalam acara kegiatan perkuliahan umum tersebut.

"Perlu diketahui bahwa POLITEKNIK PDD AKADEMI KOMUNITAS NEGERI ENDE hadir dengan keputusan SK MENDIKBUD RI NO. 179/ P/ 2013 dan TERAKREDITAS B". Mengikuti Politeknik Pertanian Negeri Kupang, yang ditunjuk langsung oleh bagian DIKTI MENDIKBUT RI Sebagai Universitas/ Politeknik Negeri Pendamping. Hal ini disampaikan langsung oleh DIREKTUR POLITANI NEGERI KUPANG, Selaku pemeteri untuk menepis semua mengenai pertanyaan pernyataan miring tentang keraguan terhadap Akreditasi/kehadiran Kampus Negeri ini.

Politeknik PDD AKN Ende adalah salah satu dari 27 penambahan perguruan tinggi Akademi atau setara Kampus Politeknik se Indonesia. Ini adalah program Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sebagai jawaban dari program Pemerintah Daerah Kab.Ende dengan istilah Program TRI WARNA, yaitu salah satunya adalah dengan mengembangkan bidang Pendidikan, POLITEKNIK PDD AKN ENDE SEBAGAI SATU SATUNYA UNIVERSITAS NEGERI di Kab. Ende, dengan penyajian kurikulum nya berbasis VOKASI (30-40% teori, 60-70% praktek), SIAP mendukung Program Pemerintah Daerah di bidang Pendidikan dengan mendidik, membekali, membentuk karakter para mahasiswa/i menjadi generasi yang bermoral baik, beretika, siap bekerja, siap bersaing, siap berwirausaha menciptakan inovasi inovasi baru lapangan pekerjaan sendiri dan bukan menunggu untuk menjadi pekerja.

Dengan kehadiran POLITEKNIK PDD AKADEMI KOMUNITAS NEGERI ENDE, Kab.Ende diharapkan bisa menjadi Kabupaten Penghasil Pertanian Tanaman Hortukultura, Perikanan air tawar serta budidaya2 perairan lainnya (juga jawaban dari program pemerintah daerah kab.Ende yaitu Pembangunan dimulai dari Desa dan Kelurahan). Ini adalah harapan kita, mimpi besar kita bersama dan kami perlu dukungan dari Pemerintah Daerah Kab.Ende dan Masyarakat.

Direncanakan pada tahun 2015 nanti dengan dukungan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Politeknik Pertanian Negeri Kupang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kab Ende, Politeknik PDD Akademi komunitas Negeri Ende sudah Mulai Mandiri dan sudah mulai memiliki bangunan kampus sendiri yang standar sebagai UNIVERSITAS/ POLITEKNIK NEGERI (bangunan kampus, laboratorium praktek, lahan praktek), yang direncanakan dibangun di lokasi lahan SKB Kab. Ende (Km 8/±4 hektar) dan diikuti juga dengan penambahan Program Program Studi Lain nya.
Dengan Berstatus Negeri, ini kesempatan, ini adalah Aset, Aset dibidang Pendidikan yang luar biasa untuk Kab. Ende, untuk masyarakat, untuk para generasi kita yg selalu bermimpi untuk bersekolah ke jenjang perguruan Tinggi dengan Biaya Pendidikan terjangkau (biaya pendidikan standar universitas negeri) yg pastinya tetap berkualitas dan bermutu dan siap bersaing.
@Fred

Tuesday, September 9, 2014

Garuda Akan Tambah Rute ke NTT

 Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, Erik Meijer bersama para pengunjung Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2014

Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk akan terus menambah rute penerbangan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu menyusul besarnya permintaan.

“Kami terus menambah perjalanan ke Kupang, Ende, dan Labuan Bajo,” ujar Direktur Marketing Garuda Erik Meijer.

Dia mengatakan, penerbangan Surabaya-Kupang terus membengkak akhir-akhir ini. Terutama, pengiriman kargo. Tercatat, tiga penerbangan Surabaya-Kupang lebih didominasi kargo.

“Orang mulai berpikir praktis untuk membawa barang. Mungkin juga karena ada permintaan dari Dili, Timor-Leste,” kata dia.

Menurut dia, penerbangan Denpasar-Labuan Bajo-Ende juga bertumbuh pesat. Hal itu sejalan dengan semakin banyaknya wisatawan dalam dan luar negeri yang mengunjungi tempat-tempat wisata di Pulau Flores seperti Komodo, Kampung Adat Bena, Belut Sakti Wolotolo, Danau Tiga Warna Kelimutu, dan lain-lain.

Monday, September 8, 2014

22 Pejabat Eslon II Pemkab Ende yang Dilantik

Ende,  Pejabat eselon II yang dilantik Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu Senin (8/9) adalah : Martinus Satbhan sebelumnya Sekretaris Dispenduk menjadi Asisten Kepemerintahan, Siprinaus Reda Lio sebelumnya Staf Ahli menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Agustinus G. Ngasu sebelumnya Staf Ahli menjadi asisten Administrasi dan Keuangan, Yos Lanamana sebelumnya Kadis PU kini Staf Ahli , Geradus Edo sebelumnya Kadis PPO menjadi Sataf Ahli, Harys Abdull Majid Kadis Penduk dan Catatan Sipil menjadi Staf Ahli.

Sementara itu, Albert Yani menjadi Staf Ahli sebelumnya Kepala BPMPD , Don Randa Ma, Ssisten Ekonomi Pembangunan menjadi Sekretaris DPRD Ende, Piet Guido No staf ahli menjadi Kadis PPO, Abraham Badu staf ahli mejadi Kadis Dishub, Frans Lewang, Sekretaris PU menjadi Kadis PU, Nyo Cosmas, Kadis Perhubungan menjadi Kadis Perdagangan.

Derson Duka Kepala BKD menjadi Kadis Kehutanan, Husen Thau, Sekretaris DPRD Kabupaten Ende menjadi Inspektur di Inspektorat.Yoseph Woghe, Kadis Perdagang menjadi Kepala Kesbangpol, Yohanes Nislaka Kabag Organisasi menjadi Kepala BPMPD,

Kemudian Muslim Rauf Kepala BLHD menjadi Kepala BPBD, Subahan Wanda Kepala BPBD menjadi Kepala BLHD, Mango Magnus, Kabid di Dinas Perikanan dan Kelautan menjadi Kepala BKD, Muhamad Saleh Thamrin, Kepala Dispenduk dan Catatan Sipil, Agus Wale Wae staf ahli menjadi Kepala Dinas Transmigrasi , Kornelis Wara kepala Dinas Nakertrans menjadi Kadis Perikanan dan Kelautan.