WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Rabu, 28 Mei 2014

Bupati Ende Anulir Kerja Tim Verifikasi Honor K2

Ende, Bupati Ende, Marselinus YW Petu akhirnya menganulir hasil kerja Tim Verifikasi terhadap 522 tenaga honor K2 dimana dari jumlah tersebut hanya 246 tenaga K2 yang lolos verifikasi untuk diusulkan menjadi CPNS.
 
Kerja Tim Verifikasi adalah mengumpulkan data, berkas dari tenaga honor K2. Dari hasil kerja itui ditemukan 270 yang datanya tidak lengkap alias tenaga Bodong.
 
Dihadapan ratusan tenaga honor yang tidak lulus verifikasi, Senin (26/5) malam, Bupati Marselinus memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  setempat untuk  memproses semua tenaga honor yang sudah lulus tes CPNSD.
 
Menurutnya, bupati ataupun BKD tidak punya kewenangan untuk mernentukan kelulusan seorang PNS namun kelulusan tersebut ditentukan oleh BKN dan Menpan.
 
“Sebagai bupati saya perintahkan BKD untuk segera memproses semua dokumen dari 522 honor K2 yang sudah lulus testing beberapa waktu lalu. Dokumen mereka harus dibawa semuanyan ke BKN dan Kemenpan, karena sebagai bupati atau pemerintah apalagi BKD tidak punya kewenangan untuk menentukan kelulusan mereka,” tuturnya.
 
Kepada para tenaga  honor K2 yang menemui dirinya, Bupati  Marselinus mengingatkan, jika dikemudian hari ditemukan indikasi kecurangan, atau adanya manipulasi data maka mereka harus siap menerima konsekuensi baik konsekuensi hukum maupun konsekuensi administrasi.
 
“jika memang terjadi seperti itu maka anda kalian yang harus bertanggung jawab dan tidak lagi melempar tanggung jawab kepada bupati atau BKD atau ke pemerintah daerah,” katanya.
 
Penjelasan Bupati Marselinus membuat para tenaga honor K2 khususnya yang tidak lulus verifikasi menjadi tenang.
 
Tim Verifikasi itu sendiri dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Ende untuk melihat kembali kelengkapan data . Tim yang diketuai Plt Sekda Ende tersebut terdiri dari unsur BKD, Kesbangpol, Banwas Kabupaten Ende, Bagian Hukum dan PPKAD serta PPO, menemukan 270 tenaga Bodong, sehingga mereka di rekomendasikan untuk tidak diusulkan ke BKN dan Kemenpan karena ada data rekayasa dan data yang tidak lengkap dan tidak memenui persyaratan.
 
Untuk diketahui sebanyak 270 tenaga Honor K2 yang mengabdi di sejumlah SKPD terlebih tenaga guru , Senin (26/5) mengamuk di kantor BKD. Pasalnya berdasarkan pengumuman  hasil verifikasi diketahui mereka  tidak memenuhi persyaratan  untuk diajukan sebagai PNS meski mereka telah lulus testing beberapa waktu lalu.
 
Seperti yang disaksikan, ratusan tenaga Honor K2 tersebut, usai mendengarkan hasil pengumuman yang dibacakan oleh kepala BKD Ende Derson Duka di lantai II kantor Bupati Ende,melampiaskan kekeselan mereka dengan ‘menyerbu’  kantor BKD setempat yang terletak di kompleks kantor Bupati Ende. Mereka berteriak agar BKD setempat menjelaskan secara tegas mengapa mereka gagal dalam verifikasi.

 
Pantauan Flobamora.net,  sejak Selasa (27/5) hingga Rabu (28/5) meski  hari libur ratusan tenaga honor K2 datang untuk memasukan kelengkapan berupa berkas dan persyaratan di kantor BKD untuk selanjutnya dihantar ke BKN Pusat. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar