WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 02 Februari 2015

Angka Kemiskinan di NTT Turun Jadi 19,60 Persen

Kupang, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, angka kemiskinan di daerah ini pada November 2014 turun menjadi 19,06 persen, dari jumlah penduduk sebanyak 5,4 juta jiwa.

“Secara nasional, angka kemiskinan berkisar antara 9 – 10 persen. Nanti pada Maret mendatang akan ada data baru yang dikeluarkan BPS,” kata Lebu Raya di Kupang, Senin (2/2) saat memberikan arahan pada Rakor antara Pemprov NTT dengan para bupati dan walikota di daerah tersebut.

Menurutnya, angka kemiskinan di NTT terus menurun, jika dibandingkan dengan delapan provinsi lainnya di Indonesia yang angka kemiskinan masih meningkat.

Kepada para bupati dan walikota dia meminta untuk terus memperhatikan pelayanan dasar kepada masyarakat dengan standar pelayanan maksimal.

“Upaya lain yang harus dilakukan, adalah meningkatkan program berbasis desa dengan mereplikasi program pemerintah pusat dan provinsi serta mengedepankan program prorakyat,” katanya.

Dia meminta pemerintah kabupaten dan kota jangan menganggap program provinsi yang digulirkan ke daerah tidak perlu dilaksanakan.

”Itu adalah pandangan yang keliru. Padahal, apa yang dilakukan pemerintah provinsi juga untuk mensejahterakan rakyat. Untuk itu, tim penanggulangan kemiskinan di daerah perlu lebih berperan aktif,” tuturnya.

Dia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk tetap bersinergi melaksanakan Program Anggur Merah. Sebab, program tersebut tidak ada urusan dengan politik. Semuanya demi kepentingan rakyat.

Kata dia, hingga tahun 2014 ini ada 1480 desa dan kelurahan yang sudah dapat dana Anggur Merah, yang akan ditambah lagi 589 desa dan kelurahan di tahun 2015.

”Sejak bergulirnya ProgramAnggur Merah, ada 11.661 kelompok ekonomi produktif, 907 koperasi di desa dengan jumlah dana yang sudah digelontorkan sekitar Rp 500 miliar. Selain itu sudah pula dibangun 7.400 rumah, karena setiap desa penerima dana itu akan dibangun lima rumah. Ini juga menghidupkan kembali semangat gotong-royong di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Sumber Flobamora.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar