WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 02 Februari 2015

Presiden Jokowi Dipastikan Hadir di Ende

Kupang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan menghadiri puncak peringatan Hari Lahirnya Pancasila dan Prosesi Kebangsaan yang  digelar di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2015 mendatang.

“Kemarin Pak Gubernur sudah sampaikan kepada kami, agar semua rangkaian acara yang berhubungan dengan kunjungan Bapak Presiden dipersiapkan dengan baik,” kata Wakil Bupati Ende, H.Djafar Achmad kepada Flobamora.net di Kupang, Selasa (3/2).

Dia mengatakan, dalam Rakor dengan para bupati dan walikota se-NTT kemarin, Pak Gubernur sempat memberikan beberapa petunjuk terkait rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Ende.

Menurutnya, rencana kunjungan Bapak Presiden Jokowi ke Ende disampaikan akhir tahun lalu saat berkunjung ke Kupang kepada Bupati Ende. Waktu itu Presiden Jokowi berkeinginan mengunjungi situs Bung Karno, tempat pengasingan Sang Proklamator pada tahun 1934-1938.

“Pemerintah Kabupaten Ende saat ini mulai melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan Bapak Presiden. Pembenahan di beberapa situs akan dilakukan dan penataan Kota Ende,”  paparnya.

Dia menuturkan, selain menghadiri puncak peringatan HUT Pancasila dan prosesi kebangsaan, Presiden Jokowi diharapkan bisa mengunjungi Danau Kelimutu, yang merupakan salah satu keajaiban dunia.

Saat ini , kata dia, di Ende  sudah buatkan tour khusus napak tilas pengasingan Bung Karno. Ada beberapa tempat yang menjadi tempat bersejarah peninggalan Sang Proklamator. Cara terbaik untuk mendalami dan memaknai nasionalisme adalah dengan ikut wisata napak tilas pengasingan Bung Karno.

"Tepat tanggal 31 Mei, mulai tahun lalu, kita ada wisata prosesi kebangsaan. Ini adalah napak tilas pengasingan Bung Karno di Ende," tuturnya.

Tema wisata sejarah ini adalah 'Situs Bung Karno Rumah Kita, dari Ende untuk Indonesia'. Tour yang digelar setiap tahun ini merunut destinasi-destinasi yang didatangi Presiden Pertama RI tersebut.

"Mulai dari Pelabuhan Ende, kemudian rumah bekas pendudukan Belanda, baru ke rumah milik Bung Karno. Tak hanya itu, aktivitas Bung Karno sehari-harinya sering pentas drama maka kita juga mendatangi Gedung Imakulata," tambahnya.

Perjalanan berlanjut ke makam Ibu Amsi, yakni mertua Bung Karno alias ibunda Inggit Garnasih. Sehari kemudian yakni 1 Juni, perjalanan berakhir dengan upacara bendera memperingati Hari Pancasila.

Sumber Flobamora.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar