WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 23 Februari 2015

BLHD SOSIALISASIKAN KOTA ENDE MENUJU KOTA SEHAT

 Taman Bung Karno Ende

Dalam rangka menjadikan Kota Ende sebagai Kota Sehat, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Ende mengadakan sosialisasi dan evaluasi Kota Sehat di Lantai II Kantor Bupati Ende, Senin (16/2). Dalam kegiatan ini wajah Kota Ende dilihat dengan perspektif pembangunan berbasis lingkungan.

Kegiatan sosialisasi dan evaluasi Kota Sahat ditandai dengan penyerahan secara simbolis tiga container oleh Bupati Marsel Y.W Petu didampingi wakil Bupati Ende Achmad Djafar dan kepala BLHD Ende Subhan Wanda kepada Kepala Kantor Pertamanan dan Kebersihan Kota Ende. Kemudian Wakil Bupati Ende Achmad Djafar menyerahkan secara simbolis empat sepeda motor sampah kepada empat kecamatan di dalam Kota Ende, yakni Kecamatan Ende Timur, Kecamatan Ende Tengah, Kecamatan Ende Selatan dan Kecamatan Ende Utara, yang diterima oleh camat dari masing-msing wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ende Achmad Djafar, kepala BLHD Ende Subhan Wanda, Ketua Dewan Evaluasi Kota Ende dan Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Ende, para Camat dan Lurah se-wilayah Kabupaten Ende.

Bupati Ende Marselinus Y.W Petu ketika membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi Kota Sehat mengatakan, Kota Sehat atau Adipura merupakan program pemerintah untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan, baik secara ekologis, sosial dan ekonomi melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik di Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang berkelanjutan demi terwujudnya lingkungan hidup yang baik dan meningkatnya kesejahteraan rakyat.

‘Kebersihan merupakan kesadaran, perilaku, dan bukan target yang harus dicapai untuk mendapat hadiah, sehingga ketika berbicara soal sehat, maka itu adalah sebuah tuntutan. Dengan demkian, tujuan dan sasaran kita adalah Kota Ende harus bersih. Maka Mindset kita harus diubah, bagaimana mencerdaskan masyarakat kita agar mereka tahu bagaimana hidup sehat dan bersih,” Kata Bupati Marsel.

Untuk memperoleh Adipura, katanya, dibutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Permen LH Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura.

Bupati Marsel Petu menyampaikan bahwa dalam melaksanakan Program Adipura, Pemerintah Kabupaten Ende melalui BLHD bekerja sama dengan Dewan Evaluasi Kota (DEK) yang bertugas melakukan pemetaan kondisi permasalahan lingkungan hidup sebagai bahan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ende. ”Jika ini berjalan dengan baik, dengan memberi pemahaman yang baik kepada masyarakat dan peran aktif semua pihak, maka kebersihan akan menjadikan kita sehat. Kebersihan Kota Ende menjadi target kita,” katanya.

Bupati Marsel Petu juga berharap agar sarana presarana yang telah dipayakan oleh Pemerintah Kabupaten Ende berupa tong sampah, motor sampah, container sampah dan truk pengangkut sampah harus dimanfaatkan dengan baik demi menciptakan kondisi kota yang bersih dan sehat. Kepala BLHD Ende Subhan Wanda yang berperan sebagai moderator dalan kegiatan tersebut mengatakan, wajah Kota Ende dilihat dari perspektif pembangunan lingkungan hidup masih baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar