WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 16 Februari 2015

Dinas Pariwisata Tidak Adil, Pengelola Cafe Pantai Ria Ende Mengeluh

Salah seorang pengelola jasa kontrakkan Cafe Wisata di Lokasi Pantai Ria Ende Pak Sem, saat ditemui zonalinenews Minggu 15 Februari 2015 mengatakan empat los cafe di satu rumah panggung diantaranya , Beranda Cafe, Ipan Cafe, D’ligh Cafe, dan QNT Cafe menilai Dinas Pariwisata Ende tidak adil dalam pemberlakuan aturan. Pasalnya empat Cafe tidak di ijinkan untuk membangun lopo secara swadaya , sedangkan dua Cafe lainya seperti Violet Cafe dan Paradise Cafe di ijinkan untuk membangun Lopo secara swadaya.

Dikatakannya, para pengunjung yang tergabung di dalam empat Cafe ini, di kenakan karcis masuk dan karcis parkiran, sedangkan Dua cafe lainya tidak dikenakan biaya karcis apapun.

Sem menambahkan, padahal secara keberadaanya cafe yang tergabung dalam empat cafe dan dua cafe lainya berada dalam satu lokasi yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata namun dirinya merasa adanya pemberlakuan aturan yang tidak adil yang dibuat oeh dinas pariwisata.
Sementara , Sekertaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Sebastian Nuru, Senin 16 Februari 2015 dikonfermasi terkait persoalan ini mengatakan , Dinas Pariwisata sudah merencanakan untuk membangunkan Lopo di lokasi wisata pantai Ria , dan pembangunan Lopo itu sudah ada dalam rancangan perencanaan program tahun 2015. Namun untuk sementara dari dinas akan melakukan diskusi dan evaluasi bersama pengelola jasa cafe wisata pantai Ria. “Berkaitan dengan masalah yang dihadapi para pengelola cafe di lokasi tersebut,”ungkapnya.

Ia menjelaskan , dalam waktu dekat ini, petugas dinas pariwisata akan  datang ke lokasi wisata Pantai ria untuk memperbaiki dan menutup kembai pagar – pagar yang rusak sehingga bagi pengunjung atau konsumen yang ingin berdatangan ke tempat tersebut masuk melalui pintu masuk dan secara merata dikenakan karcis parkiran dan karcis masuk.

Sumber..Media Group : Zonalinenews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar