WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Minggu, 20 April 2014

Yosef Nganggo, S.Ag : �SMAgK St. Thomas Morus Didirikan Atas Dasar Keprihatinan Terhadap Degradasi Moral Bangsa�

















Ende (Inmas) – Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAgK) St. Thomas Morus Ende berdiri pada tanggal 14 Januari 2012 oleh sejumlah awam Katolik yang mengabdi pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende dan direstui oleh Yang Mulia Bapak Uskup Agung Ende pada tanggal 12 Maret 2012 dan mendapat ijin operasional dari Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI Nomor : DJ.IV/Hk.005/125/2012, tanggal 12 Juli 2012.

Lembaga ini didirikan atas dasar keprihatinan terhadap moralitas bangsa karena hampir disemua aspek kehidupan dan dimana-mana telah terjadi degradasi moral. Dan untuk memulihkan moralitas bangsa yang telah memudar dan merosot itu merupakan tanggung jawab semua warga negara. Selain itu, untuk menjawab salah satu isu Muspas Keuskupan Agung Ende pada tahun 2010 yakni Pastoral Kategorial yang seyogianya tersedianya awam Katolik yang menjadi saksi Kristus dalam tugas dan pekerjaannya.

“Melalui SMAgK ini diharapkan para siswa dibekali dengan pengetahuan umum dan lebih khusus lagi mereka diberi beberapa bidang studi keagamaan yang tidak dapat diperoleh di sekolah umum, misalnya Kitab Suci, Pokok Iman dan Moral Katolik, Sejarah Gereja, Liturgi dan Pastoral Kateketik lalu ditambah dengan pembiasaan kehidupan keagamaan Katolik.Dengan demikian diharapkan setelah mereka lulus dan bekerja baik sebagai guru benar-benar guru yang agamis, dokter benar-benar dokter yang agamis, aparatur negara benar-benar menjadi apatarur negara yang agamis, dan lain sebagainya,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende.

“ Sehingga Visi SMAgK St. Thomas Morus Ende adalah “Menjadi Komunitas Pendidikan Rasul Awam yang unggul dalam pengetahuan (Scientia), unggul dalam kesalehan (sanctitas) unggul dalam bidang kesehatan (Sanitas), unggul dalam dan yang unggul dalam bidang kebajikan/kebijaksanaan (sapientia) dan unggul dalam bidang sosial kemasyarakatan (Sosialita),” imbuhnya.

Dikatakan, nama pelindung yang dipilih dari lembaga pendidikan ini adalah Thomas Morus. Seorang kudus, dari kalangan awam juga seorang politikus dan negarawan sejati berkebangsaan Inggris dan dalam motto kehidupannya ia mengatakan “ Setia Kepada Kebenaran Ilahi”

Dijelaskan, keadaan siswa saat ini, kelas X sebanyak 46 orang dan Kelas XI sejumlah 68 orang total keseluruhannya 114 orang. Jumlah penerimaan siswa dibatasi karena memperhitungkan dengan jumlah ruang belajar yang saat ini. Statusnya masih menggunakan fasilitas SDK Ende 8 di jalan Garuda Ende dengan status kontrak sewa pakai. Jumlah Guru ada 17 orang terdiri dari 3 orang PNS dan 14 orang tenaga honor tetap serta 2 pegawai honor tetap yang dibiayai oleh penyelenggara.

Diakhir sambutannya beliau sampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak teristimewa kepada Kementerian Agama RI khususnya Dirjen Bimas Katolik yang telah banyak membantu berdirinya Sekolah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar