WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Senin, 10 November 2014

Oknum Anggota DPRD Ende Alihkan Anggaran Pembangunan Jalan

Ende, Salah seorang anggota DPRD Ende mengalihkan proyek pembukaan jalan dari Desa Niramesi menuju Lise Pu’u untuk peningkatan jalan di pantai Selatan.

“Sebenarnya palu sudah akan diketuk oleh Pimpinan DPRD Ende untuk menggolkan pembukaan jalan dari Desa Niramesi menuju Lise Pu’u karena sudah P1.Namun dalam perjalanan, ada oknum anggota DPRD Ende membelokkan anggaran untuk peningkatan jalan di pantai selatan,” kata Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi di hadapan perwakilan masyarakat desa Niramesi, Kecamatan Wolowaru yang menemuinya,Senin (10/11).

Kedatangan warga tersebut untuk meminta dukungan DPRD Ende terkait dengan pembukaan jalan di desa mereka yang sebelumnya sudah dilakukan namun dalam perjalan kembali tertutup longsoran.

Saat itu,paparnya dirinya tahu sudah P1 , namun dalam perjalanan ada anggota DPRD yang mengintervensi dan mengalihkan ke selatan yakni pembukaan ruas jalan menuju Reka dan Kekasewa, yang pada akhirnya dialokasikan mencapai sekitar Rp.14 miliar.

Dia mengakui, sangat sulit untuk dianggarkan lagi pada tahun 2015 ini karena pembahasan sudah dilakukan, karena itu yang bisa diakomodir adalah nanti pada Perubahan Anggaran 2015 yang diperkirakan pemabahasan akan di lakukan pada bulan Agustus 2015 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar dalam musrengbangdes, atau musrengbangcam harus terus mengusulkan rencana tersebut .

“Mudah-mudahan dalam  perubahan anggaran 2015 nantinya bisa diakomodir. Kami akan usahakan itu . kalau sekarang tidak bisa karena DPRD tidak bisa karang program karena semuanya harus melalui musrengbang” tuturnya.

Dia mengatakan, jika memang dalam hasil reses juga ada masukan terkait  dengan peningkatan jalan tersebut, maka sudah bisa dipastikan bisa diperjuangkan nantinya saat Perubahan Anggaran.

Markus Dele Walo juru bicara waga Desa Niramesi mengatakan, bersama tokoh masyarakat, mosalaki, tokoh wanita datang untuk meminta dukungan terkait dengan permintaan mereka yakni pembukaan jalan tersebut.

Menurutnya, sejak 2013 warga sudah dengan swadaya membuka jalan tersebut dengan meminta bantuan alat berat dari Pemda. Namun dalam perjalan jalan tersebut kembali runtuh.

“Saat itu bupati bantu alat berat, sementara kami tanggung bahan bakar, Namun sekarang tidak bisa lagi karena karena kondisi ekonomi warga.jalan itu sekarang sudah runtuh tertutup material batu,” jelasnya.

Hal inilah,tambahnya, yang menyebabkan masyarakat kesulitan transportasi. kondisi ini juga sebutnya bedampak pada pelayanan, baik menuju ke Puskesmas, ke sekolah maupun ke kota.Jika tidak, angka putus sekolah akan terjadi, pelayanan kesehatan terhambat khususnya bagi ibu hamil.

“Untuk itu kami meminta DPRD Ende bisa memperjuangkan aspirasi kami khususnya dalam Perubahan APBD nantinya,” tuturnya.

Sumber: Flobamora.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar