WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Kamis, 27 Maret 2014

DINAS KESEHATAN ENDE GENCAR SOSIALISASI PARADIGMA SEHAT-SAKIT

Sampai dengan sekarang ini kebanyakan masyarakat baik di desa maupun kota masih menganut paradigma lama dalam hal hidup sehat. Bagi masyarakat ketika mereka mengalami sakit akibat terserang sesuatu penyakit baru soal kesehatan menjadi focus perhatian dan penanganan. Sedangkan upaya hidup sehat mestinya sudah harus dilaksanakan sejak dini, saat dimana seseorang masih sehat. Artinya tindakan promotif dan preventif menjadi hal yang utama.

Penjelasan paradigma sehat-sakit ini sebagaimana dikemukakan oleh Pius Kopong, salah seorang staf pada Dinas Kesehatan Ende, saat memberi masukan kepada peserta sosialisasi BPJS kesehatan, senin(24/03) di Ende. “ Masyarakat kita ketika sakit dulu baru sibuk berurusan dengan puskesmas, rumah sakit dan dokter. Saat masih sehat tidak pernah melakukan upaya hidup sehat dengan dalam bentuk tindakan pencegahan” Ucapnya.

Kata Pius Kopong selanjutnya, masyarakat harus bisa merobah paradigma hidup sehat dari sakit-sehat menjadi sehat-sakit. Artinya, lanjutnya lagi, tindakan pencegahan akan lebih mudah tanpa biaya dari pada setelah sakit baru ditangani. Ini akan berbuntut pada pembengkakan biaya perawatan yang mestinya tidak perlu serta apabila pasien dengan kondisi kesehatan yang sudah parah akan berdampak pada kematian. “ Masyarakat kita biasanya sakit dulu baru ke rumah sakit bahkan keadaan pasien sudah terkategori berat baru diantar ke rumah sakit, sebab selama sakit masih biasa-biasa tidak pernah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapat penanganan medis” Ujarnya.

Dia menambahkan bahwa paradigma sehat-sakit mengandung makna apabila seseorang sakit sebelumnya sudah melewati masa pencegahan, kemudian secara teratur melakukan pemeriksaan medis pada faskes primer namun belum bisa teratasi sehingga berdasarkan pertimbangan yang sudah menjadi prosedur tetap, harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan spesialis lebih lanjut. Intinya, kata dia, pencegahan lebih baik dari pada pengobatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar