WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Sabtu, 22 Maret 2014

JALAN BHAKTI, GARUDA DAN PATIMURA RAWAN PENGRUSAKAN LAMPU JALAN

Dari semua jalan dan lorong yang ada dalam kota Ende dan telah terpasang lampu penerangan jalan umum terdata hanya jalan bhakti, garuda dan patimura yang harus mendapat perhatian khusus. Pasalnya, ketiga ruas jalan ini rawan dengan aksi pengrusakan terhadap lampu penerangan jalan. Pengrusakan terjadi bukan hanya sekali.

Realita ini sebagaimana diungkapkan oleh penanggung jawab teknis Penerangan Jalan Umum/PJU Pemkab Ende Mustafa, disela-sela aktifitasnya melakukan pemeliharaan dan pemasangan lampu penerangan jalan di bilangan Kuruwolo,Kec.Ende Timur,Kab.Ende-NTT, selasa 18/03 siang.

“Selama saya bertugas menangani urusan penerangan jalan umum, sudah hampir 15 tahun, hanya jalan bhakti, patimura dan garuda saja yang buat saya pusing. Pagi kita pasang lampu, esok paginya lampu yang baru dipasang sudah pecah berantakan. Ini bukan hanya satu atau dua kali tapi berkali-kali” Kisah Mustafa dengan nada tinggi. Ketika ditanyakan kepada masyarakat sekitar, lanjut Mustafa, semua pada diam dan menyatakan tidak tahu. Padahal yang bermukim disekitar lampu penerangan jalan itu rata-rata orang yang berpendidikan baik dan mengerti dengan kegunaan penerangan jalan. “ Kadang dalam sebulan bisa 3 sampai 4 kali pak saya dengan anak-anak harus mengganti dan memasang lampu di wilayah itu” Ujarnya lagi.

Dia menambahkan bahwa, kadang permintaan lampu baru untuk digantikan terkesan sudah berlebihan dan sering pula dirinya dinilai mengaburkan pemanfaatan lampu-lampu jalan itu. Pada hal hanya untuk mengganti ditempat yang sama. “ Sebagai manusia kadang saya merasa risih dengan pimpinan saya, kepala bagian umum. Takutnya saya dinilai menggelapkan lampu jalan.Padahal kenyataannya bukan begitu” Kata Mustafa menjelaskan.

Setaip selesai pemasangan lampu baru diketiga jalan tersebut, demikian Mustafa, ia d an teman-temannya selalu mengingatkan kepada warga setempat agar sama-sama melakukan pemeliharaan.” Jika menemukan ada anak-anak atau remaja yang usil menggunakan katapel atau senjata angin untuk menembak lampu pada malam atau siang hari hendaknya diperingati” Imbuh Mustafa kepada warga setempat.

Keluhan teknisi PJU Ende ini juga dibenarkan oleh Kepala Bagian Umum pada Setda.Kab.Ende, Sebastianus Bele. Sebast yang dihubungi terpisah di kantornya, selasa 18/03 siang menyatakan keprihatinannya atas kenakalan remaja yang terjadi di jalan bhakti, garuda dan patimura. “ Saya kadang juga kesal dan kasihan dengan anak-anak yang sudah bekerja setengah mati dan kadang mempertaruhkan nyawanya diatas tiang listerik hanya untuk memasang atau menggantikan lampu jalan. Tapi warga tidak bisa bekerja sama hanya untuk pengamanan saja” Tutur Sebast. Ditambahkan bahwa, pekerja PJU yang dikoordinir oleh bagian umum hanya 4 orang untuk melayani seluruh wilayah kota dan kabupaten ini. Dari 4 orang, 2 diantaranya PNS sedangkan 2 lainnya tenaga sukarela.

Sebast berharap agar masyarakat sekitar penerangan jalan umum agar secara sadar dan bersama-sama selalu memperhatikan keamanan lampu sehingga pemanfaatannya bias dalam waktu yang lama. Sebab, kata dia, alokasi dana untuk pemeliharaan bukan setiap hari melainkan terakumulasi untuk tahun anggaran. Dan pemeliharaan PJU bukan saja di ketiga jalan tersebut tapi semua penerangan jalan yang instalasinya sudah terpasang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar