WELCOME TO ENDE FLORES KOTA RAHIMNYA PACASILAKOTA RAHIMNYA PACASILA

Tuesday, February 4, 2014

Siswi SMK Ende Tewas Misterius, Tanpa Pakaian Dalam

ENDE - Anastasia Sombo (20), siswi SMK Katolik Yos Soedarso Ende, meninggal misterius. Anastasia yang beralamat di Jalan Perwira, Kota Ende, dibawa oleh seorang pria ke RSUD Ende dalam kondisi sekarat.
Frans Tua, kerabat Anastasia, saat ditemui di kamar mayat RSUD Ende, Selasa (4/2/2014), mengatakan pria yang membawa Anastasia diduga pacarnya. Saat dibawa, Anastasia tidak mengenakan pakaian dalam.
Frans mengaku tidak tahu kronologi penyebab kematian Anastasia karena dia dikabari bahwa cucunya itu telah meninggal dunia dan berada di kamar mayat RSUD Ende.
Frans mengaku mendapat informasi bahwa pada sore hari Anastasia jalan-jalan dengan seorang pria menggunakan angkutan kota. Pada saat itulah terjadi kecelakaan yang katanya Anastasia terjatuh dari angkutan kota.
Meski mendapat informasi seperti itu, Frans tetap mempertanyakan penyebab kematian Anastasia karena ada kejanggalan.
"Katanya kecelakaan lalu lintas sore hari pada Senin (3/2/2014). Kalau demikian, semestinya saat itu Anastasia sudah dibawa ke rumah sakit. Tetapi mengapa baru dibawa Selasa dini hari. Itu pun dalam kondisi sekarat yang berujung pada kematian korban," kata Frans.
Keanehan lain, demikian Frans, di badan Anastasia tidak ada pakaian dalam. Jadi, lanjutnya, tidak mungkin Anastasia jalan-jalan tanpa mengenakan pakaian dalam.
Frans mengharapkan aparat kepolisian mengusut siapa pria terakhir yang membawa Anastasia ke RSUD Ende atau yang bersama korban saat berada di angkutan kota. Sebab, peran orang-orang tersebut bisa mengungkap penyebab kematian Anastasia, termasuk keanehan korban yang tidak mengenakan pakaian dalam.
Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Djamaludin, ditemui Pos Kupang di RSUD Ende mengatakan, kepolisan melakukan penyelidikan atas kasus kematian Anastasia Sombo. Untuk kepentingan penyelidikan, demikian Djamaludian, polisi akan memeriksa beberapa saksi terdekat korban, misalnya pacar korban atau teman kos dan teman sekolah Anastasia.
Djamaludin mengaku heran kematian korban karena katanya saat telah meninggal Anastasia tidak mengenakan pakaian dalam. "Tidak mungkin, orang (wanita) naik bemo tidak pakai BH dan celana dalam," kata Djamaludin.
Seorang guru Anastasia, yaitu Agnes Muda, mengatakan sehari sebelumnya Anastasia sehat-sehat saja. Bahkan dia sempat memberikan mata pelajaran ekonomi kepada Anastasia yang kini duduk di kelas III. "Kami kaget dikabari korban telah meninggal dunia, padahal sehari sebelumnya korban sehat-sehat saja," tutur Agnes.
Pantauan Pos Kupang, jasad Anastasia dibawa ke kamar mayat untuk identifikasi oleh polisi. Setelah identifikasi, jasad Anastasia dibawa ke tempat asalnya di Desa Nuaja, Kecamatan Ende, menggunakan truk diantar oleh guru dan teman-teman sekolah Anastasia.
Teman-teman Anastasia yang datang ke kamar mayat menangis histeris menyaksikan jasad Anastasia dibaringkan di kamar mayat.*

No comments:

Post a Comment